WhatsApp Icon
Baznas Karawang Raih Opini WTP 9, Penghimpunan 2025 Lampaui Target

Karawang - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang kembali meraih penilaian Wajar Tanpa Pengecualian atau WTP pada audit laporan keuangan tahun 2025. Opini WTP tahun 2025 tersebut diperoleh Baznas Kabupaten Karawang untuk kesembilan kalinya secara berturut-turut.

 

Ketua Baznas Kabupaten Karawang Drs. H. Karmin mengatakan, audit atas laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2025 Baznas Kabupaten Karawang dilaksanakan lebih cepat, yakni pada bulan Februari 2025. Audit meliputi audit laporan keuangan, laporan perubahan dana, laporan perubahan aset kelolaan dan laporan arus kas, serta ringkasan kebijakan akuntansi signifikan dan informasi penjelasan lain.

 

Menurut Karmin, opini dari Kantor Akuntan Publik Independen Moch. Zainuddin, Sukmadi & Rekan (Kep. Menteri Keuangan Nomor 695/KM.1.2013), yang diserahkan Tim Auditor pada tanggal 16 Maret 2026, menjelaskan bahwa laporan keuangan Baznas Kabupaten Karawang tahun buku 2025 telah menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material, serta kinerja keuangan dan arus kas, sesuai dengan standar akuntansi keuangan syariah di Indonesia dengan opini Wajar Tanpa Pengecualian. Audit ini berdasarkan Standar Audit yang ditetapkan oleh Institut Akuntan Publik Indonesia. Tanggung jawab menurut standar sebagai auditor independen terhadap audit atas laporan keuangan berdasarkan etika yang relevan dalam audit pada laporan auditor independen Nomor 00086/2.0960/AU.4/11/1339-3/1/III/2026 Tanggal 12 Maret 2026.

 

"Capaian hasil audit WTP atas laporan keuangan tahun 2025, merupakan opini WTP yang kesembilan kalinya yang diperoleh secara berturut-turut, mulai tahun 2017 hingga 2025," ungkapnya, Selasa (17/03/2026). Menurutnya, raihan tersebut merupakan bukti kepercayaan masyarakat dan stake holder yang harus terus dijaga dalam tata kelola zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya.

 

Lebih lanjut Karmin menjelaskan, hal ini juga merupakan pertanggungjawaban akuntabilitas dan transparansi Baznas sebagai lembaga pemerintah non struktural yang membidangi pengelolaan zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya (DSKL) di Kabupaten Karawang. “Ini juga merupakan komitmen dari seluruh Pimpinan dan jajaran Baznas Kabupaten Karawang agar seluruh pengelolaan zakat, infak, sedekah dan DSKL dikelola berdasarkan prinsip aman syar’i, aman regulasi dan aman NKRI,” jelasnya.

 

Sejak tiga tahun lalu, tambahnya,  Baznas Kabupaten Karawang telah menerapkan program digitalisasi zakat, infak dan sedekah, melalui kantor digital. Sehingga masyarakat dapat membayar zakat, infak, sedekah dan DSKL dengan mudah dan cepat melalui handphone pada kantor digital zakat baznaskarawang.or.id.

 

Pada capaian laporan keuangan per 31 Desember 2025, Baznas Kabupaten Karawang telah membukukan total seluruh penerimaan ZIS DSKL sebesar Rp. 12.193.111.994,- atau melebihi target sebesar 101,61%. Adapun perincian meliputi total penerimaan dana zakat sebesar Rp. 6.257.604.537,- atau sebesar 51,32% dan total penerimaan dana infak/sedekah terikat dan tidak terikat sebesar Rp. 5.935.507.457,- atau sebesar 48,68%. “Sehingga penerimaan secara total tahun 2025 sebesar Rp. 12.193.111.994,- atau mengalami kenaikan sebesar Rp. 410.292.021,- atau naik sebesar 3,48% dari tahun sebelumnya,” bebernya.

 

Adapun penyaluran, pendistribusian dan pendayagunaan zakat, infak dan sedekah didistribusikan dalam bentuk program Karawang Peduli, Karawang Sehat, Karawang Cerdas, Karawang Mandiri dan Karawang Taqwa. Jumlah seluruh penyaluran dana zakat sebesar Rp. 6.384.556.134,- atau sebesar 54,6% dan jumlah seluruh penyaluran dana infak dan sedekah sebesar Rp. 5.246.672.933,-  atau sebesar 45,4%, sehingga total seluruh penyaluran dana zakat, infak dan sedekah tahun 2025 mencapai Rp. 11.692.526.009,- sebesar 95,89% atau mengalami kenaikan sebesar Rp. 525.521.591,- atau naik sebesar 4,71% dari jumlah seluruh penyaluran. Semua pelaporan keuangan Baznas Kabupaten Karawang juga dapat diakses oleh Masyarakat dan stake holde melalui website resmi Baznas Kabupaten Karawang melalui baznaskarawang.or.id.

 

Pada pelaksanaan audit tahun buku 2025 ini juga dilakukan audit untuk Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan, UPZ Yayasan, UPZ Masjid, UPZ Dinas, UPZ BUMD yang menjadi sampel audit on the spot secara langsung oleh tim auditor KAP. Prinsip akuntabilitas keuangan Baznas Kabupaten Karawang juga telah dilakukan dengan menerapkan pemeriksaan internal setiap saat oleh Satuan Audit Internal (SAI) Baznas Kabupaten Karawang. “Sehingga semua pelaporan pencatatan laporan keuangan dapat memenuhi standar akuntansi keuangan,” imbuhnya.

 

Ditambahkannya pula, pada tahun 2026 ini Baznas Kabupaten Karawang juga telah menetapkan target penerimaan dana zakat, infak, sedekah dan DSKL sebesar Rp. 15.000.000.000,- (lima belas milyar rupiah). “Ini merupakan target pencapaian yang cukup besar dan harus dicapai pada tahun 2026 dengan optimal,” sambung Karmin.

 

Pada tahun ini juga, jelas dia, Baznas Kabupaten Karawang menerapkan aplikasi pelaporan Sistem Informasi Manajemen Baznas (SIMBA) untuk pencatatan pelaporan keuangan, sehingga semua pelaporan keuangan dari perencanaan sampai dengan pelaporan terdokumentasi dengan baik melalui aplikasi SIMBA, yang dapat dimonitor oleh Baznas Provinsi dan Baznas Pusat. “Pelaporan aplikasi SIMBA Baznas Kabupaten Karawang saat ini telah mendapat grade A, yang artinya bahwa pelaporan telah dilaksanakan dengan sangat baik. Baznas Kabupaten Karawang juga berperan aktif Bersama Pemerintah Daerah dan stake holder lainnya untuk menurunkan stunting dan penanggulangan kemiskinan di Kabupaten Karawang,” tukasnya.

 

Terakhir, Karmin juga mengapresiasi keterlibatan berbagai lapisan masyarakat, stake holder terkait, terutama Bupati Karawang, Wakil Bupati Karawang, Sekda Karawang, para Asisten Daerah, Bagian Kesra sebagai leading sector Baznas, seluruh kepala organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemda Karawang, Kementerian Agama Karawang, MUI Kabupaten Karawang, BUMD, perbankan dan perusahaan, serta seluruh pengurus unit pengumpul zakat di lingkungan instansi pemerintah,  tingkat kecamatan, lembaga/yayasan, maupun masjid se-Kabupaten Karawang, atas partisipasi dan peran aktifnya selama ini. Termasuk agar peningkatan kecepatan pelayanan dan pelaporan zakat, infak, sedekah dan DSKL. Menurutnya raihan tersebut ini merupakan motivasi untuk terus meningkatkan optimalisasi penerimaan zakat, infak dan sedekah dan DSKL yang disinergiskan dengan program-program Pemerintah Kabupaten Karawang, menuju Karawang Maju. (hms)

 

 

19/03/2026 | Kontributor: HMS
BAZNAS RI Menegaskan Bahwa Zakat Tidak Dipergunakan untuk Program MBG

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Indonesia kembali menegaskan bahwa dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dikumpulkan dari masyarakat tidak akan dialihkan untuk mendanai program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM., Pimpinan Bidang Pengumpulan BAZNAS Indonesia, menjelaskan bahwa dana ZIS harus digunakan sesuai aturan yang telah ditetapkan dalam syariat Islam. Menurutnya, dana Zakat, Infak, dan Sedekah dari masyarakat hanya akan disalurkan kepada delapan golongan penerima (asnaf) yang telah ditentukan, seperti fakir, miskin, amil, dan lain sebagainya.

Rizaludin menekankan bahwa program MBG didanai oleh anggaran negara, sementara dana ZIS berasal dari amanah masyarakat dan penggunaannya diawasi ketat sesuai dengan prinsip syariah. Ia juga menegaskan bahwa penggunaan dana zakat harus sesuai dengan aturan dan tidak boleh dialihkan untuk program di luar kategori asnaf.

Selain itu, BAZNAS juga mengikuti prinsip 3A dalam pengelolaan zakat, yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI. Program yang ditangani BAZNAS difokuskan pada pengentasan kemiskinan, pendidikan, kesehatan, pemberdayaan ekonomi, dan bantuan kemanusiaan kepada delapan asnaf yang telah ditentukan.

Rizaludin mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan terkait penggunaan dana zakat. Ia menegaskan bahwa BAZNAS menjalankan tata kelola yang transparan dan akuntabel serta membuat laporan dan audit berkala sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada publik.

Untuk informasi lebih lanjut dapat diakses di website resmi BAZNAS, www.baznas.go.id.

27/02/2026 | Kontributor: Eman Suherman, S.Pd.I
Jaga Kepercayaan Publik, BAZNAS RI Perkuat Pengawasan Berlapis yang Transparan dan Akuntabel

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI terus memperkuat tata kelola kelembagaan melalui penerapan sistem pengawasan berlapis yang transparan dan akuntabel. Upaya ini dilakukan sebagai implementasi mandat Undang-Undang agar pengelolaan ZIS berlangsung sesuai koridor syariat dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

 

Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, M.A. menyatakan,  transparansi merupakan fondasi utama lembaga dalam menjalankan amanah umat. Ia menekankan, operasional BAZNAS tidak berjalan tanpa kontrol, melainkan diawasi oleh berbagai otoritas resmi.

 

“BAZNAS dalam menjalankan tugasnya berada dalam sistem pengawasan berlapis sesuai Undang-Undang, termasuk pengawasan syariah, audit internal, audit eksternal, serta pengawasan oleh otoritas terkait,” ujar Kiai Noor dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Kamis (26/2/2026).

 

Kiai Noor secara khusus memberikan apresiasi terhadap pernyataan Menteri Agama RI mengenai penguatan fungsi pengawasan BAZNAS. Menurutnya, hal ini sejalan dengan aspirasi BAZNAS di tingkat pusat maupun daerah serta amanat konstitusi.

 

“Kita mengapresiasi pernyataan Pak Menag karena sesuai dengan harapan kami dan harapan dari daerah-daerah, bahkan sesuai amanat UU No. 23 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat Pasal 34 Ayat 1, yang menyebut bahwa Menteri melaksanakan pembinaan dan pengawasan terhadap BAZNAS dan LAZ,” jelas Kiai Noor.

 

Ia menambahkan, inisiatif ini membuka peluang bagi penguatan struktur lembaga yang lebih komprehensif di masa depan.

 

“Dengan demikian, maka bisa jadi Pak Menteri merasa perlu membentuk lembaga baru di BAZNAS yaitu Dewan Pengawas seperti yang ada di Lembaga Amil Zakat (LAZ). Selama ini berdasar peraturan perundangan yang ada, BAZNAS baru diawasi oleh DPR, Itjen Kemenag, Kantor Akuntan Publik (KAP), dan pengawasan internal. Dengan adanya masukan pemikiran dari Pak Menag, maka ke depan BAZNAS akan lebih kuat lagi dalam melaksanakan prinsip 3 Aman (Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI),” tegasnya.

 

Kiai Noor menegaskan, BAZNAS sangat terbuka terhadap segala bentuk penguatan pengawasan demi memastikan dana zakat benar-benar tersalurkan kepada mustahik secara tepat sasaran. Sejalan dengan semakin besarnya BAZNAS, maka pembentukan Dewan Pengawas sangat diperlukan.

 

“Komitmen terhadap transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip utama BAZNAS dalam menjaga amanah umat. Kami terus berupaya meningkatkan kepercayaan publik melalui tata kelola yang profesional demi kemaslahatan bangsa,” ujarnya.

 

 

27/02/2026 | Kontributor: Humas
Bupati Karawang Terima Baznas Awards 2025

Jakarta – Selain Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang yang meraih dua penghargaan dari Baznas Republik Indonesia, Bupati Karawang juga menerima penghargaan Baznas Awards 2025.

Bupati Karawang H Aep Syaepuloh SE menerima penghargaan dalam kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia.

Penyerahan penghargaan dilakukan dalam rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Baznas 2025 bertema “Menguatkan Baznas Mendukung Asta Cita” yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Kamis 28 Agustus 2025.

Penghargaan Baznas Awards 2025 itu diserahkan langsung oleh Ketua Baznas RI Prof Dr  KH Noor Achmad MA, dan diterima oleh Ketua Baznas Karawang Drs H Karmin yang hadir mewakili Bupati Karawang H Aep Syaepuloh SE.

Prof Noor Achmad mengungkapkan, penghargaan Baznas Awards 2025 kepada kepala daerah merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan gerakan zakat.

Sementara, Ketua Baznas Kabupaten Karawang H Karmin mengatakan, selama ini Bupati Karawang telah memberikan perhatian besar dalam mendorong sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas Kabupaten Karawang. "Sehingga dapat memperluas jangkauan penghimpunan maupun manfaat zakat, infak dan sedekah bagi masyarakat," ujarnya.

Bupati Karawang dinilai telah mendukung sejumlah program Baznas. Baik melalui kebijakan, regulasi, maupun himbauan kepada para ASN serta masyarakat luas agar berzakat, berinfak dan bersedekah melalui Baznas Karawang.

Penghargaan nasional ini semakin mengukuhkan peran Kabupaten Karawang sebagai salah satu daerah yang konsisten mendorong gerakan zakat. (rls)

29/08/2025 | Kontributor: Humas
Baznas Karawang Raih Dua Penghargaan Baznas Awards 2025

Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang berhasil meraih dua penghargaan dari Baznas Republik Indonesia.

Dua penghargaan itu diserahkan pada ajang penganugerahan Baznas Awards 2025, dalam rangkaian Rapat Pimpinan Nasional 2025 yang diselenggarakan di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Kamis 28 Agustus 2025.

Baznas Kabupaten Karawang menerima dua penghargaan dalam kategori Pengumpulan Kantor Digital Terbaik dan Pengumpulan Palestina Terbaik.

Ketua Baznas Kabupaten Karawang Drs H Karmin mengatakan, Baznas Awards 2025 merupakan penghargaan Baznas RI atas kinerja yang ditunjukkan lembaga yang dipimpinnya. "Penghargaan ini merupakan apresiasi Baznas RI terhadap kinerja kita selama ini. Penghargaan ini tentunya, menjadi pemicu bagi kita untuk bekerja lebih baik lagi," ujarnya.

Dijelaskannya, penghargaan pertama terkait progres penghimpunan zakat, infak dan sedekah melalui kantor digital Baznas Karawang yang dimulai sejak dua tahun lalu. "Baznas RI menilai kantor digital yang dikelola Baznas Karawang menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan," ungkapnya.

Menurutnya, kantor digital ini semakin memudahkan para muzaki atau munfik untuk menyalurkan hartanya tanpa harus repot datang ke kantor. Bisa di mana saja dan kapan saja.

Dari tahun pertama ke tahun kedua, hingga sekarang memasuki tahun ketiga, perkembangannya terus mengalami peningkatan. "Sekarang masyarakat sudah mulai akrab dengan berzakat, berinfak maupun bersedekah melalui saluran digital," imbuhnya.

Penghargaan lainnya, terkait penghimpunan dana kemanusiaan untuk warga Palestina. Diakuinya, sejak krisis kemanusiaan di Palestina meletup lagi dua tahun terakhir, pihaknya telah menerima Rp1,58 miliar yang disalurkan melalui Baznas RI. Hingga kini, dompet kemanusiaan untuk masyarakat Palestina tetap dibuka. "Selain melakukan penggalangan mandiri, Pemerintah Kabupaten Karawang, MUI, serta ormas keagamaan turut andil di dalamnya," imbuhnya.

Lebih lanjut, pihaknya berterima kasih atas kepercayaan masyarakat yang membayar zakat, infak dan sedekah melalui Baznas Karawang. "Insya Allah dana yang kami terima dikelola secara profesional, transparan dan akuntabel," tandasnya.

Baznas Awards 2025 merupakan agenda Baznas Republik Indonesia yang memberikan apresiasi kepada lembaga, tokoh, kepala daerah, serta mitra yang memiliki kontribusi besar dalam pengembangan gerakan zakat di Indonesia.

Penghargaan tersebut diserahkan Pimpinan Baznas Republik Indonesia H Rizaludin Kurniawan MSi kepada Wakil Ketua III Baznas Karawang Dr H Puji Isyanto dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional Baznas 2025 yang bertema Menguatkan Baznas dalam Mendukung Asta Cita. (rls)

29/08/2025 | Kontributor: Humas

Berita Terbaru

Capai Omzet Rp15 Juta, BAZNAS Dukung Ekspansi Usaha ZMart Susi di Kaltara
Capai Omzet Rp15 Juta, BAZNAS Dukung Ekspansi Usaha ZMart Susi di Kaltara
Melalui program ZMart, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil membantu Susi Wijayati, seorang penerima manfaat dari Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), dalam memperluas usahanya. Dengan dukungan ini, warung milik Susi kini mampu meraih omzet hingga Rp15 juta per bulan.Program ZMart merupakan inisiatif pemberdayaan ekonomi yang berfokus pada pengembangan warung atau toko milik mustahik berskala mikro dan kecil. Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan daya saing warung tradisional agar tetap berkembang di tengah persaingan dengan ritel modern serta membantu mengurangi kemiskinan di wilayah perkotaan.Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menegaskan bahwa BAZNAS terus berupaya mewujudkan kesejahteraan umat dengan mendukung para mustahik yang menjalankan usaha mikro agar lebih mandiri secara ekonomi."Bantuan ini adalah amanah yang dipercayakan para muzaki di seluruh Indonesia kepada BAZNAS, sehingga kami berkomitmen terus memperkuat ekonomi umat, khususnya dengan memberikan dukungan kepada para mustahik agar mampu berdaya secara ekonomi, serta meningkatkan taraf hidup dan kemandirian mereka," ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, baru-baru ini.Ia juga mengapresiasi semangat Susi yang menunjukkan tekad kuat dalam mengembangkan usahanya. Menurutnya, kesuksesan warung ini tidak hanya berdampak pada perekonomian keluarga Susi, tetapi juga membantu menggerakkan roda ekonomi di lingkungan sekitarnya."Bermula dari usaha kecil dengan modal seadanya dan bantuan dari BAZNAS, kini ia berhasil mendapatkan omzet hingga belasan juta. Ini juga merupakan bukti nyata bahwa program pemberdayaan yang dilakukan BAZNAS mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Saidah.Sejak menerima bantuan dari program ZMart, pendapatan warung Susi mengalami lonjakan signifikan. Semula, omzet warungnya hanya sekitar Rp200.000 per hari, namun kini meningkat menjadi rata-rata Rp650.000 per hari, sehingga dalam sebulan dapat mencapai Rp12.500.000 hingga Rp15.000.000."Alhamdulillah peningkatan omzet ini tentu tak lepas dari peran BAZNAS yang telah banyak berjasa pada perkembangan usaha saya," ucap Susi.Tak hanya menjual sembako, Susi juga berhasil memperluas usahanya dengan menambahkan produk sayur segar. Ia mengakui bahwa keberhasilannya tidak terlepas dari pendampingan intensif yang diberikan oleh tim BAZNAS."Saya selalu diberikan arahan oleh tim dari BAZNAS untuk tetap semangat dan konsisten dalam menjalankan usaha warung ini. Perlahan tapi pasti, saya berhasil mengelola warung dengan baik," ujar dia.Berlokasi di Jalan Cendana, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kaltara, warung Susi menjadi bukti nyata kontribusi BAZNAS dalam mendukung pengembangan usaha mikro. Sejak mendapatkan bantuan, usahanya terus mengalami pertumbuhan yang signifikan, mencerminkan keberhasilan program ZMart dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA17/02/2025 | Penulis : Amat Setiawan | Editor : YMK
BAZNAS dan Nanobank Syariah Salurkan 480 Paket Logistik Keluarga Jelang Ramadhan
BAZNAS dan Nanobank Syariah Salurkan 480 Paket Logistik Keluarga Jelang Ramadhan
Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bekerja sama dengan PT Bank Nano Syariah (Nanobank Syariah) telah menyalurkan 480 Paket Logistik Keluarga kepada para mustahik di Jakarta, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Lebak, dan Kota Bogor. Paket bantuan ini terdiri dari berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak, gula, susu, dan sarden. Bantuan ini berasal dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun Nanobank Syariah selama periode Januari hingga Desember 2024, dengan total donasi mencapai Rp120.204.518. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA, mengapresiasi inisiatif Nanobank Syariah dalam mendukung kesejahteraan umat melalui penghimpunan ZIS. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Nano Bank Syariah atas partisipasinya dalam mendukung penghimpunan ZIS melalui BAZNAS," ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, baru baru ini. Lebih lanjut, Saidah menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk terus membantu pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan, terutama menjelang Ramadhan. "Paket Logistik Keluarga merupakan intervensi jangka pendek BAZNAS sebagai upaya menguatkan akses pangan para keluarga miskin dan kelompok rentan yang terdampak secara ekonomi," ucapnya. Ia juga berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan pokok para mustahik serta mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam program-program BAZNAS demi mewujudkan kesejahteraan sosial yang merata. "Tentunya kami juga berharap kolaborasi BAZNAS dan Nano Bank Syariah dapat terus berkembang, serta memberikan dampak positif yang lebih luas serta manfaat yang lebih banyak," kata Saidah. Di sisi lain, Direktur Utama Nanobank Syariah, Halim, turut mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS atas kerja sama yang telah terjalin dalam penyaluran dana ZIS. "Kami sangat berterima kasih, tentunya ke depan kami juga berharap kerja sama ini terus terjalin melalui berbagai program unggulan BAZNAS lainnya. Ini merupakan wujud nyata dari semangat Alirkan Kebaikan yang terus digaungkan Nanobank Syariah. Semoga bantuan yang diberikan mampu memberikan manfaat bagi para mustahik menjelang Ramadhan ini," ujarnya.
BERITA16/02/2025 | Penulis : Amat Setiawan | Editor : MAS
Z-Auto BPVP BAZNAS di Kendari Cetak Mekanik Profesional dengan Teknologi Modern
Z-Auto BPVP BAZNAS di Kendari Cetak Mekanik Profesional dengan Teknologi Modern
Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus berupaya meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui program pemberdayaan di berbagai sektor, salah satunya di bidang otomotif. Bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari, BAZNAS menghadirkan program pelatihan Z-Auto yang bertujuan mencetak mekanik unggul berbasis teknologi terkini. Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan disiplin kerja dan keterampilan otomotif modern, termasuk pemahaman tentang kelistrikan motor matic serta penggunaan alat scanner digital untuk diagnosis kendaraan yang lebih akurat. Dengan kombinasi ilmu teori dan praktik langsung, para peserta dipersiapkan agar mampu bersaing di dunia otomotif yang semakin berkembang pesat.
BERITA14/02/2025 | Penulis : Amat Setiawan | Editor : YMK
BAZNAS RI Terima Elshinta Award 2025 atas Kolaborasi Bisnis yang Mengesankan
BAZNAS RI Terima Elshinta Award 2025 atas Kolaborasi Bisnis yang Mengesankan
Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dianugerahi Elshinta Award 2025 sebagai Outstanding Business Collaboration atas kontribusinya dalam memberikan perspektif dan bekerja sama dengan siaran Radio Elshinta. Penghargaan ini diserahkan langsung kepada Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., di Gedung Antara Heritage Center, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan rasa terima kasih kepada Radio Elshinta yang telah menjadi mitra penting bagi BAZNAS dalam menyebarkan literasi dan komunikasi mengenai zakat kepada masyarakat. “Elshinta adalah mitra kolaborasi yang luar biasa yang sangat membantu BAZNAS dalam literasi dan memberikan komunikasi kepada masyarakat, sehingga apa yang diraih BAZNAS saat ini rata-rata naik 30 persen,” ujar Kiai Noor. Dia berharap Radio Elshinta terus berkomitmen untuk menyiarkan informasi edukatif mengenai zakat kepada publik dan mempertahankan kerja sama dengan BAZNAS, sehingga manfaatnya bisa lebih dirasakan oleh masyarakat. “BAZNAS RI akan terus berkolaborasi dengan media, salah satunya Radio Elshinta. Kami sangat percaya dengan Elshinta karena selama ini terus memberikan perkembangan informasi sehingga mendapat apresiasi dari masyarakat,” tambahnya. Kiai Noor juga mencatat, dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS telah sering kali menerima penghargaan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini tak lepas dari komitmen BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang konsisten menjalankan prinsip "3A", yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
BERITA12/02/2025 | Penulis : Naya | Editor : Nov
BAZNAS Resmikan RSB di Pesawaran untuk Permudah Akses Kesehatan Mustahik
BAZNAS Resmikan RSB di Pesawaran untuk Permudah Akses Kesehatan Mustahik
Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Pesawaran meresmikan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) guna memfasilitasi akses layanan kesehatan gratis bagi mustahik di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung baru-baru ini. Hingga saat ini, terdapat 30 Rumah Sehat BAZNAS di seluruh Indonesia, dengan 23 RSB telah beroperasi dan 7 lainnya dalam tahap persiapan. Baru-baru ini, layanan kesehatan RSB telah memberikan manfaat bagi lebih dari 362.690 jiwa di berbagai daerah. Peresmian RSB Pesawaran dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Bupati Kabupaten Pesawaran Dr. H. Dendi Ramadhona, ST., M.,Tr.,IP, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H.M. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., Ketua BAZNAS Provinsi Lampung DR. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., serta Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran Hi. A. Hamid, S., S.H., M.M. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan bahwa kehadiran RSB di Kabupaten Pesawaran bertujuan memberikan jaminan layanan kesehatan gratis bagi para mustahik. “Dengan adanya RSB Kabupaten Pesawaran ini, kami ingin agar mustahik dapat mendapatkan layanan kesehatan yang terbaik,” ujarnya. Lebih lanjut, Kiai Noor menjelaskan bahwa seluruh RSB berkomitmen memberikan manfaat bagi masyarakat, mulai dari pemberian vitamin, penyuluhan kesehatan, pendampingan, skrining kesehatan, hingga layanan khitanan massal dan operasi katarak. “Siapa pun yang memenuhi kriteria mustahik, akan langsung mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa dipungut biaya,” ucap Kiai Noor. Adanya RSB di Kabupaten Pesawaran ini merupakan wujud nyata BAZNAS untuk terus memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat miskin di Indonesia, khususnya melalui peningkatan akses kesehatan,” tambahnya. Bupati Kabupaten Pesawaran, Dr. H. Dendi Ramadhona, ST., M.,Tr.,IP, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Pesawaran atas pembangunan RSB di daerahnya. Menurutnya, kesehatan merupakan kebutuhan utama bagi umat manusia, namun bagi kaum duafa sering kali sulit mendapatkan layanan kesehatan yang memadai. "Hadirnya RSB Pesawaran ini menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Pesawaran. Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan pelayanan kesehatan yang baik, khususnya bagi kaum duafa,” imbuhnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid, S., S.H., M.M., mengungkapkan rasa syukurnya atas peresmian RSB Pesawaran. "Kehadiran RSB Pesawaran diharapkan mampu memberikan akses pelayanan kesehatan gratis yang layak bagi para mustahik,” jelasnya. Pihaknya juga menekankan bahwa keberadaan RSB ini menjadi solusi nyata bagi masyarakat kurang mampu dalam memperoleh layanan kesehatan yang memadai. Saat ini, 23 RSB yang telah beroperasi tersebar di berbagai daerah, di antaranya Sumatra Utara, Batam, Lampung Tengah, Pesawaran, Jakarta, Banten, Kota Bogor, Cirebon, Yogyakarta, Kendal, Sidoarjo, Sragen, Brebes, Karanganyar, Pangkal Pinang, Sambas, Berau, Makassar, Lombok, Bima, Palu, Parigi Moutong, dan Papua. Sementara itu, 7 RSB lainnya sedang dipersiapkan di Sarolangun, Kepulauan Riau, Palembang, Mamuju Tengah, Pohuwato, Kabupaten Bogor, dan Masjid Istiqlal.
BERITA03/02/2025 | Penulis : Azra Salsabila | Editor : YMK
Baznas Karawang Tetapkan Besaran Zakat Fitrah, Fidyah dan Nisab Zakat Mal
Baznas Karawang Tetapkan Besaran Zakat Fitrah, Fidyah dan Nisab Zakat Mal
KARAWANG - Ramadan masih satu setengah bulan lagi. Namun Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang telah menetapkan nisab zakat mal, zakat fitrah, serta besaran nilai membayar fidyah tahun 1446 Hijriyah/2025 Masehi.Penetapan dilakukan setelah digelar rapat pleno antara Baznas Kabupaten Karawang bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karawang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karawang, serta Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Karawang, Jumat (17/1/2025).Ketua Baznas Kabupaten Karawang Drs. H. Karmin mengatakan, penetapan dilakukan setelah melalui pembahasan lintas lembaga yang berkompeten untuk mengkaji besaran nisab atau batasan, serta besaran nilai zakat fitrah tahun ini. "Sebelum kita rapat, petugas kami sudah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan survei harga barang di pasar-pasar. Mulai harga beras, hingga harga emas," katanya.Selain itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga menyajikan data harga barang-barang yang dibahas pada rapat penentuan nisab tersebut. Karmin mengatakan, tahun ini takaran zakat fitrah tahun ini untuk 3,5 liter beras jika dikonversi ke uang, besarannya menjadi Rp. 42.000 per jiwa. "Penetapan tersebut dilakukan setelah melalui hasil survei pasar dan ditetapkan bersama stake holder yang berkompeten dalam menetapkan nisab jelas dia.Sementara bagi umat Islam yang tidak mampu melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan karena sebab/uzur syari, bisa digantikan dengan membayar fidyah atau memberi makan satu orang miskin untuk satu hari. "Jika dinominalkan dengan uang besarannya Rp. 40.000," tambahnya.Pada bagian lain, Karmin menjelaskan besaran nisab zakat mal atau zakat harta, termasuk zakat profesi yang juga mengelami kenaikan. "Seiring kenaikan harga emas," imbuhnya.Saat ini, harga emas yang menjadi rujukan standar nisab Rp. 1.013.000 per gram. Jika dikalikan dengan 85 gram emas sama dengan Rp. 86.105.000. "Artinya, setiap muslim yang berpenghasilan Rp. 86.105.000 dalam setahun, wajib mengeluarkan zakatnya sebesar 2,5 persen," beber Karmin.Sementara jika dikonversi menjadi penghasilan per bulan, setiap orang yang berpenghasilan di atas Rp. 7.175.416 wajib mengeluarkan zakat sebesar 2,5 persen setiap bulannya. "Sehingga bagi yang berpengasilan bruto Rp. 7.175.416 ke atas, setiap bulannya wajib membayar zakat sebesar 2,5 persen," tandasnya. Lebih lanjut dia mengingatkan, agar masyarakat Kabupaten Karawang membayarkan zakatnya melalui lembaga resmi. Sehingga dana zakat bisa terhimpun dan terdistribusikan dengan baik. "Bisa melalui Baznas langsung ataupun melalui unit pengumpul zakat (UPZ) kami yang ada di daerah-daerah. Sekarang bayar zakat makin gampang, bisa juga melalui online baznaskarawang.or.id," ujarnya. (hms)
BERITA22/01/2025 | hms
BAZNAS Wujudkan Pertanian Terpadu Melalui Inovasi Pengolahan Limbah Peternakan
BAZNAS Wujudkan Pertanian Terpadu Melalui Inovasi Pengolahan Limbah Peternakan
Kelompok Balai Ternak binaan BAZNAS di Desa Cijeungjing, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, terus menciptakan inovasi cerdas dalam mendukung kesejahteraan peternak. Salah satu upaya unggulan yang dilakukan adalah pemanfaatan kotoran hewan (kohe) menjadi komoditas bernilai tinggi.Melalui penyaringan dan penghalusan dengan mesin modern, kohe ini dikemas dalam karung seberat 15-16 kg, siap dipasarkan. Proses ini merupakan bagian dari langkah nyata BAZNAS dalam mewujudkan pertanian terpadu, yang mengintegrasikan sektor peternakan dan pertanian secara berkelanjutan.Ridwan, salah seorang mustahik yang tergabung dalam Kelompok Balai Ternak, mengungkapkan kebahagiaannya atas program ini. “Dulu limbah peternakan hanya kami buang begitu saja, tapi sekarang bisa jadi pendapatan tambahan. Alhamdulillah, program ini sangat membantu ekonomi keluarga kami,” tuturnya.Program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan para peternak, tetapi juga berkontribusi pada pengelolaan lingkungan yang lebih baik. Limbah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai kini diubah menjadi produk berguna yang mendukung pertanian organik.Dengan dukungan dan pendampingan dari BAZNAS, kelompok ini semakin optimis mengembangkan usaha mereka. Ke depan, produk kohe ini diharapkan dapat menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat lokal maupun nasional.
BERITA13/01/2025 | Penulis : Laila | Editor : Novan
Program BAZNAS Percepat Persemaian Tahap II di Barito Kuala
Program BAZNAS Percepat Persemaian Tahap II di Barito Kuala
Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Di Desa Anjir Pasar Kota II, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala, semangat para petani terus tumbuh berkat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Melalui program pemberdayaan ekonomi, BAZNAS berhasil memfasilitasi persemaian tahap II padi karandukuh di lahan seluas 0,4 hektare milik salah satu petani, Bapak Syahrani. Program ini tidak hanya berhenti pada satu individu. Hingga kini, tercatat sebanyak 71 petani telah berpartisipasi dalam persemaian tahap II. Deputi II BAZNAS RI, Dr. Imdadun Rahmat, M.Si, mengungkapkan, pihaknya percaya bahwa pemberdayaan petani adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Program ini bertujuan untuk mendukung produktivitas sekaligus mewujudkan kemandirian pangan," ucap Imdad dalam keterangan tertulis di Jakarta, baru-baru ini. Dukungan Strategis Ketahanan Pangan Sebagai lembaga zakat nasional, BAZNAS memiliki visi besar untuk memaksimalkan manfaat zakat dalam memberdayakan masyarakat, terutama di sektor pertanian. Di Anjir Pasar, program persemaian ini didesain untuk memastikan keberlanjutan produksi padi karandukuh sebagai salah satu komoditas unggulan daerah. Melalui pendampingan, pelatihan, dan penyediaan fasilitas, BAZNAS memberikan kepercayaan diri bagi para petani dalam mengelola lahan mereka. “Kami sangat terbantu dengan program dari BAZNAS. Ini memberi kami motivasi untuk bekerja lebih baik lagi,” ujar salah satu petani peserta program. Persemaian tahap II ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara lembaga seperti BAZNAS dengan masyarakat dapat menciptakan perubahan besar. Tidak hanya memberikan bantuan material, BAZNAS juga berperan aktif dalam mengembangkan potensi petani lokal. Program ini diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan petani di daerah lain, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan ketahanan pangan nasional. Dengan keberlanjutan program ini, optimisme pun tumbuh di kalangan petani Anjir Pasar. "Kami berharap program ini terus berlanjut, sehingga hasil panen kami tidak hanya mencukupi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mampu meningkatkan perekonomian keluarga," kata Bapak Syahrani.
BERITA05/01/2025 | Penulis : Nurul | Editor : YMK
Omzet ZChicken Meroket, Ibu Wulan Ubah Nasib Drastis Berkat BAZNAS RI
Omzet ZChicken Meroket, Ibu Wulan Ubah Nasib Drastis Berkat BAZNAS RI
Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Siapa sangka, sebuah gerai ayam krispi sederhana di Kelurahan Cicadas, Kota Bandung, kini menjadi sumber rezeki yang begitu besar bagi Wulan. Berkat program pemberd ayaan ekonomi dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, usaha ZChicken miliknya berkembang pesat dan berhasil meningkatkan ekonomi keluarganya. "Dulu, saya kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tapi sekarang, Alhamdulillah, berkat bantuan modal dari BAZNAS, usaha ZChicken saya semakin maju," ujar Wulan dengan penuh syukur. Dengan modal yang diberikan BAZNAS, Wulan dapat melengkapi perlengkapan dagangnya, seperti wajan penggorengan yang lebih besar, minyak goreng berkualitas, dan berbagai bumbu yang membuat ayam krispinya semakin lezat. Hasilnya, pelanggan semakin banyak dan omzet pun terus meningkat. "Setiap hari, saya bisa menjual lebih dari 100 potong ayam krispi. Omzetnya bisa mencapai Rp. 230.000 dalam sehari. Saya sangat bersyukur dengan bantuan BAZNAS ini," tambah Ibu Wulan. Program pemberdayaan ekonomi seperti ZChicken ini merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS RI dalam membantu masyarakat kurang mampu untuk mandiri secara ekonomi. "Saya tidak menyangka usaha kecil-kecilan seperti ini bisa mengubah hidup saya sebesar ini. Terima kasih banyak kepada BAZNAS yang telah memberikan kesempatan kepada saya,” ujarnya. Program ZChicken merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen BAZNAS dalam memberdayakan masyarakat. BAZNAS ingin agar zakat yang terkumpul dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat yang membutuhkan. Keberhasilan program ZChicken tidak hanya dirasakan oleh Ibu Wulan, tetapi juga oleh ribuan penerima manfaat lainnya di seluruh Indonesia. Program ini tidak hanya memberikan modal usaha, tetapi juga memberikan pelatihan dan pendampingan agar penerima manfaat dapat mengelola usahanya dengan baik. Melalui program ZChicken, BAZNAS RI berharap dapat mendorong terciptanya masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera. Dengan begitu, zakat yang terkumpul dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan.
BERITA17/12/2024 | Lulu | Editor : Ayu Rachmaningtyas
BAZNAS dan BKKBN Perkuat Kolaborasi untuk Percepatan Pengentasan Stunting di Indonesia
BAZNAS dan BKKBN Perkuat Kolaborasi untuk Percepatan Pengentasan Stunting di Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN menegaskan komitmen mereka untuk memperkuat kolaborasi dalam upaya menurunkan angka stunting di Indonesia. Komitmen ini menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan antara Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dan Menteri BKKBN Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (10/12/2023).Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyatakan, BAZNAS siap mengarahkan program zakat untuk mendukung upaya pengentasan stunting secara komprehensif. “Konsentrasi kita, insya Allah kerja sama dalam pengentasan stunting di Indonesia. Selama ini BAZNAS telah bekerja sama dengan BKKBN, maka nanti akan dilanjutkan dengan berkonsentrasi kepada program pengentasan stunting di Indonesia,” ujar Kiai Noor. Menurut Kiai Noor, sebagai mitra strategis, BAZNAS akan memfokuskan program zakat untuk mendukung upaya pengentasan stunting secara menyeluruh, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.“Insya Allah kita akan bersama-sama dalam program pengentasan stunting ini. Mudah-mudahan kerja sama ke depan dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya pun dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas,” tambahnya.Di sisi lain, Menteri BKKBN, Dr. H. Wihaji, menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga merupakan kunci untuk menyelesaikan persoalan stunting, yang menjadi perhatian utama pemerintah. “Saya bersama beliau (Kiai Noor) melaksanakan perintah presiden untuk kolaborasi, karena memang untuk mengurusi negara ini tidak bisa sendirian. Maka saya silaturahmi dengan BAZNAS, yang kebetulan sudah ada MoU sebelumnya, untuk menangani persoalan stunting,” ujarnya. Wihaji menjelaskan bahwa program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) untuk Satu Juta Anak Indonesia menjadi salah satu fokus kerja sama BKKBN dan BAZNAS. “Dalam program ini, BKKBN dan BAZNAS akan berfokus membantu Keluarga Risiko Stunting (KRS) melalui upaya pencegahan sejak dini. Tugas kementerian kita adalah mencegah dan menggerakkan, maka harapan kita stunting bisa dicegah,” katanya. Wihaji menambahkan, “Kalau sudah stunting, menurut para ahli, hanya 20 persen yang bisa disembuhkan. Oleh karena itu, kerja sama ini sangat penting agar kita dapat menyelamatkan satu anak dan satu keluarga secara tuntas.”Program GENTING akan difokuskan pada beberapa aspek penting, yaitu nutrisi, faktor non-nutrisi seperti sanitasi dan lingkungan, akses terhadap air bersih, serta peningkatan pengetahuan. Program ini akan menjangkau ibu hamil, ibu menyusui, bayi berusia 0-23 bulan, dan balita berusia 24-59 bulan yang berasal dari keluarga miskin dan berisiko stunting.“Insya Allah kerja sama ini akan baik, dan kita akan lanjutkan ke depan,” ucapnya.Turut hadir dalam pertemuan, Wakil Ketua BAZNAS Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Zakat Nasional Achmad Sudrajat, Lc, M.A. CFRM, Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si, Plt. Sekretaris Menteri/Sekretaris Utama Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd, dan Prof. Budi Setiyono, S.Sos., M.Pol. Admin, Ph.D.Kolaborasi BAZNAS dan BKKBN ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam mewujudkan Indonesia bebas stunting. Dengan penguatan kerja sama di berbagai bidang, kedua lembaga optimis bahwa target pengentasan stunting dapat tercapai, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
BERITA15/12/2024 | Kartika | Editor : Putri
Peluncuran Beasiswa Santri Baznas pada acara Hari Santri 2024
Peluncuran Beasiswa Santri Baznas pada acara Hari Santri 2024
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang meluncurkan program beasiswa santri. Beasiswa tersebut diluncurkan secara simbolis usai pelaksanaan upacara Hari Santri Nasional 2024, Selasa (22/10), di Plaza Pemda Karawang. Ketua Baznas Kabupaten Karawang Drs H Karmin mengatakan, Beasiswa Santri Baznas terbuka untuk semua santri. Asalkan memenuhi persyaratan. Nantinya, para calon penerima beasiswa akan diseleksi. "Karena jumlah penerimanya terbatas," ujarnya. Untuk itu dikatakannya, peluang pondok pesantren yang santrinya ingin mengajukan beasiswa sama. Sementara, peringatan Hari Santri 2024 di Pemkab Karawang dipimpin Pjs Bupati Karawang, Drs Teppy Wawan Dharmawan yang bertindak sebagai instruktur. Acara diawali pengibaran bendera Merah Putih. Dalam sambutannya, Pjs Bupati menyatakan bahwa Hari Santri yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober merupakan momen penting untuk mengenang perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
BERITA23/10/2024 | Humas BAZNAS
Pelatihan Arab Pegon untuk peserta DTA se-Kabupaten Karawang
Pelatihan Arab Pegon untuk peserta DTA se-Kabupaten Karawang
KARAWANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karawang menghadiri dan menyukseskan acara Pelatihan Arab Pegon untuk peserta Guru DTA se-Kabupaten Karawang. Turut hadir pimpinan Baznas Kabupaten Drs. H. Karmin dan H. Asep Abdullah Syafei. Acara berlangsung di Indo Alam Sari (02/10/2024). Turut dihadir Kepala Kemenag Karawang H. Sopian dan PJS Bupati Karawang Teppy Wawan Dharmawan sekaligus membuka acara Pelatihan Arab Pegon untuk peserta Guru DTA se-Kabupaten Karawang. Dalam sambutannya, Teppy Wawan Dharmawan mengapresiasi inisiatif ini dan menekankan pentingnya peran guru dalam mendidik generasi muda. “Para guru adalah garda terdepan dalam pendidikan. Dengan pelatihan ini, kami berharap para guru bisa lebih efektif dalam mengajar, sehingga kualitas pendidikan di Karawang semakin meningkat,” ujarnya. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan keterampilan baru bagi para guru, tetapi juga membangun jaringan antara lembaga pendidikan DTA di seluruh Kabupaten Karawang. Dengan demikian, diharapkan kualitas pendidikan agama di wilayah ini dapat terus berkembang dan mencetak generasi yang berkualitas.
BERITA02/10/2024 | Humas BAZNAS
Baznas Kabupaten Karawang Menyambut HUT Karawang ke-391
Baznas Kabupaten Karawang Menyambut HUT Karawang ke-391
KARAWANG - Ketua Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Karawang Drs. H. Karmin beserta jajarannya menghadiri acara upacara peringatan HUT Karawang yang ke-391 pada tanggal 14 September 2024, upacara berlangsung di lapangangan Karangpawitan Kecamatan Karawang Barat. (14/09/2024). Dalam upacara tersebut juga terdapat penghormatan pada lambang Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang dan diserahkan langsung oleh bupati karawang H. Aep Syaepuloh, S.E. Selain itu, diberikan berbagai penghargaan kepada organisasi perangkat daerah, kecamatan dan desa/kelurahan yang berprestasi dalam rangka peringatan Hari Jadi Ke-391 Kabupaten Karawang. Dalam kesempatan hari ini, Badan Amil Zakat Nasional Kabupaten Karawang menyalurkan santunan anak yatim yang diserahkan langsung oleh Ketua Baznas Kabupaten Karawang Drs. H. Karmin dan Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh. S.E beserta jajarannya.
BERITA14/09/2024 | Humas Baznas
Baznas Salurkan Bantuan untuk Yatim di Kegiatan Karawang Mengaji
Baznas Salurkan Bantuan untuk Yatim di Kegiatan Karawang Mengaji
KARAWANG - Acara "Karawang Mengaji" yang berlangsung di Lapangan Karangpawitan menyajikan momen penuh makna dan kehangatan, acara ini dihadiri oleh Ketua Baznas Kabupaten Karawang Drs. H. Karmin dan Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E. (05/09/2024). Pada kesempatan ini, Baznas Kabupaten Karawang menyerahkan santunan anak yatim dari berbagai kecamatan di Kabupaten Karawang menerima santunan. Penyerahan santunan ini dilakukan dengan penuh kehangatan dan rasa syukur oleh para pejabat yang hadir. Acara dilanjutkan dengan tausiyah dari Ustadz Aa Hilman Fauzi yang mengangkat tema pentingnya tiga kunci hidup bahagia: iman, ilmu, dan ikhlas. Ustadz Aa Hilman Fauzi menjelaskan bahwa iman adalah dasar keyakinan yang membimbing seseorang dalam setiap tindakan, ilmu adalah bekal untuk menghadapi kehidupan dengan bijak, dan ikhlas adalah sikap tulus yang harus dimiliki dalam setiap amal perbuatan. Tausiyah ini memberikan inspirasi dan motivasi kepada para peserta untuk memperkuat ketiga aspek tersebut dalam kehidupan sehari-hari. Sebagai penutup, kegiatan diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Aa Hilman Fauzi. Doa ini bertujuan untuk memohon kepada Tuhan agar senantiasa melimpahkan berkah, kesejahteraan, dan kebahagiaan bagi semua yang hadir serta khususnya untuk anak-anak yatim. Semoga kegiatan seperti ini dapat terus berlangsung dan memberikan dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Karawang.
BERITA05/09/2024 | Humas BAZNAS
Baznas Karawang Maksimalkan Penghimpunan ZIS di Lembaga Pendidikan
Baznas Karawang Maksimalkan Penghimpunan ZIS di Lembaga Pendidikan
Karawang - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang menyerahkan surat keputusan pengoperasian, sekaligus menyelengarakan bimbingan teknis untuk pengurus Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Yayasan Darussalam Indonesia. UPZ berbasis pondok pesantren ini nantinya akan menjadi kepanjangan tangan Baznas Kabupaten Karawang dalam melakukan pengelolaan zakat, infak dan sedekah di lingkungan lembaga pendidikan yang terletak di Kecamatan Telagasari tersebut. Ketua Baznas Kabupaten Karawang Drs H Karmin mengatakan, selain memaksimalkan penghimpunan di kalangan aparatur sipil negara, saat ini pihaknya juga memaksimalkan penghimpunan ZIS di kalangan masyarakat, terutama di lingkungan lembaga pendidikan. Untuk memaksimalkan penghimpunan ZIS, Baznas Kabupaten Karawang telah membentuk 35 UPZ di lingkungan instansi pemerintah, baik pemerintah daerah, BUMD, maupun lembaga vertikal. "Di Baznas Karawang juga ada 7 UPZ berbasis lembaga pendidikan," katanya. UPZ-UPZ ini nantinya akan turut memaksimalkan penghimpunan zakat, infak dan sedekah di wilayah Kabupaten Karawang. (hms)
BERITA08/08/2024 | Humas BAZNAS
Baznas Karawang Terus Ajak ASN Bayar Zakat
Baznas Karawang Terus Ajak ASN Bayar Zakat
Karawang - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang terus mengajak aparatur sipil negara membayarkan zakat, infak dan sedekah melalui lembaga zakat yang resmi. Baznas Kabupaten Karawang pun menggandeng organisasi perangat daerah. Di lingkungan Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Baznas melakukan sosialsasi, sekaligus mengajak para ASN termasuk guru untuk menunaikan zakat, infak dan sedekarhnya melalui Baznas Kabupaten Karawang. Melalui forum tersebut, Baznas Kabupaten Karawang juga menjelaskan program-program, progres penghimpunan, serta rincian pendistribusian dana zakat, infak, dan sedekah yang dikelola oleh Baznas Kabupaten Karawang. Baznas Kabupaten Karawang juga melakukan kegiatan sosialisasi disesuaikan dengan agenda di organisasi perangkat daerah. Di lingkungan Disdikpora Kabupaten Karawang, kegiatan dilakukan melalui kegiatan kedinasan seperti monitoring dan evaluasi bagi para kepala sekolah di setiap kecamatan. "Kita akan terus mengajak para ASN untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekahnya melalui Baznas kabupaten Karawang. Melalui berbagai kegiatan, baik formal maupun nonformal. Sekaligus menjelaskan program-program kita, mulai penghimpunan hingga pendistribusian," kata Ketua Baznas Kabupaten Karawang Drs. H. Karmin. (hms)
BERITA29/07/2024 | Humas BAZNAS
Penyaluran Bantuan Rutilahu BAZNAS Kabupaten Karawang untuk Masyarakat di Tirtamulya, Gebyar Paten Kecamatan Tirtamulya 2024
Penyaluran Bantuan Rutilahu BAZNAS Kabupaten Karawang untuk Masyarakat di Tirtamulya, Gebyar Paten Kecamatan Tirtamulya 2024
KARAWANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karawang menghadiri dan menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni untuk masyarakat Kecamatan Lemahabang pada acara Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kecamatan Tirtamulya. sekaligus mendampingi Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E.(23/07/2024). Pada kesempatan Gebyar Paten hari ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karawang menyalurkan bantuan Rumah Tidak Layak Huni kepada masyarakat yang terkena dampak yang diserahkan langsung oleh Waka IV Ahmad Taufiq Hidayat, S.Sos.I. Acara Gebyar PATEN di Kecamatan Lemahabang tidak hanya dihadiri oleh penerima bantuan, tetapi juga oleh berbagai lapisan masyarakat dan pejabat setempat. Mereka turut merasakan semangat gotong royong dan kebersamaan dalam membantu sesama. Salah satu penerima bantuan, mengungkapkan rasa syukur dan terima kasihnya kepada Baznas dan Pemerintah Kabupaten Karawang. "Saya sangat bersyukur dan terima kasih kepada Baznas dan semua pihak yang telah membantu. Dengan adanya bantuan ini, rumah kami sekarang menjadi lebih layak dan nyaman untuk ditinggali," ucapnya.
BERITA23/07/2024 | Humas BAZNAS
Pemberdayaan Ekonomi Mustahik Baznas Kabupaten Karawang, Gebyar Paten Kecamatan Cikampek
Pemberdayaan Ekonomi Mustahik Baznas Kabupaten Karawang, Gebyar Paten Kecamatan Cikampek
KARAWANG - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang menghadiri acara Gebyar Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) yang dilaksanakan di halaman kantor Kecamatan Cikampek (17/07/2024). Pada kesempatan ini, Baznas Kabupaten Karawang menyalurkan program Karawang Mandiri bantuan Pemberdayaan Ekonomi Mustahik yang diserahkan langsung oleh Waka IV Bapak Ahmad Taufiq Hidayat, S.Sos.I.
BERITA19/07/2024 | Humas BAZNAS
Baznas Kabupaten Karawang meraih dua penghargaan ajang penganugerahan Baznas Jabar Award 2024
Baznas Kabupaten Karawang meraih dua penghargaan ajang penganugerahan Baznas Jabar Award 2024
BANDUNG - Baznas Kabupaten Karawang meraih dua penghargaan pada ajang penganugerahan Baznas Jabar Award 2024 yang dilangsungkan di Hotel Grand Sun Shine, Soreang, Bandung, Rabu 10 Juli 2024. Acara berlangsung dihadiri oleh Ketua Baznas Kabupaten Karawang Bapak Drs. H. Karmin, Waka III Dr. H. Puji Isyanto, S.E., M.M, Waka IV Ahmad Taufiq Hidayat, S.Sos.I.
BERITA11/07/2024 | Humas BAZNAS
Santunan 500 Anak Yatim Dhuafa dalam menyambut Tahun Baru Islam 1446 H
Santunan 500 Anak Yatim Dhuafa dalam menyambut Tahun Baru Islam 1446 H
KARAWANG - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang menghadiri acara Tahun Baru Hijriah Muharrah 1446 H dan Santunan 500 Anak Yatim Dhuafa, acara berlangsung di Masjid Al-jihad Islamic Center Karawang. (06/07/2024).Turut hadir Bupati Karawang Bapak H.Aep Syaepuloh S.E. dan unsur forkompimda. Dan juga turut hadir Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang Drs. H. Karmin beserta jajarannya.Pada kesempatan kali ini, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang menyerahkan Santunan Anak Yatim Dhuafa kepada 500 anak yang diserahkan langsung oleh Bapak Drs. H. Karmin.
BERITA08/07/2024 | Humas BAZNAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Karawang.

Lihat Daftar Rekening →