WhatsApp Icon
Semarak HUT RI di Baznas Karawang

Karawang - Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang menggelar perlombaan.

Berbeda dengan kegiatan lomba Agustusan yang biasa digelar masyarakat pada umumnya, Baznas Karawang memilih kegiatan lomba yang lebih edukatif, diantaranya, lomba cerdas cermat agama, dai zakat, azan, serta Tahfiz Qur'an juz 30.

Tak kurang dari 80 peserta turut memeriahkan kegiatan tersebut. Ketua Baznas Kabupaten Karawang Drs. H. Karmin mengungkapkan, kegiatan tersebut digelar selain sebagai sarana memeriahkan HUT RI, juga dalam rangka menggali potensi generasi muda dalam bidang keagamaan. "Khususnya untuk anak-anak usia SD/MI dan SMP/MTs," katanya, Senin (17/08/2026).

Dikatakannya, kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan Baznas Karawang. "Sebelumnya kegiatan lomba Agustusan dilakukan hanya untuk internal amilin dan amilat (pegawai) saja. Tapi sekarang diperluas untuk masyarakat luas. Dalam rangka syiar zakat juga, biar semakin membumi," imbuhnya.

Sebelumnya, panitia membuka pendaftaran melalui link yang disebar secara online. Sementara, para juri profesional dihadirkan dari luar Baznas. Sehingga pelaksanaan kegiatan menjadi lebih fair. (hms)

Juara cerdas cermat:

1.  MT BAITUROHIM

2.  MI BAHRUL ULUM

3.  SDIT HARAPAN UMMAH

Juara lomba dai zakat:

1.  SAIDAH NAYLA ADHA

2.  SYAFRINA RAMBU BASAI

3.  NURUL AISYAH

Juara lomba azan:

1.  MUHAMMAD ALBI MUDZAKIR

2.  MUHAMMAD REZA FAHLEVI

3.  MOCH. HAIKAL BARAGRAPHIA 

Juara tahfidz juz 30:

1.  EMILY CHANDRA RENATA

2.  MAZZAYA MAUZUYAH MIRZEIN

3.  AMIRAH NUR SALSABILA

18/08/2026 | Kontributor: HMS
Deklarasi Pesantren dan Madrasah Ramah Anak

Wakil Ketua IV Bidang SDM BAZNAS Kabupaten Karawang, Bapak Ahmad Taufiq Hidayat, 

menghadiri kegiatan Deklarasi Pesantren dan Madrasah Ramah Anak yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap anak di lingkungan pesantren dan madrasah.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Karawang, unsur Forkopimda Kabupaten Karawang, jajaran Kementerian Agama, para pimpinan pondok pesantren, kepala madrasah, tokoh agama, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Semoga melalui deklarasi ini, terwujud ekosistem pendidikan yang semakin ramah anak, berakhlak mulia, dan mampu melahirkan generasi yang unggul serta berkarakter.

04/08/2026 | Kontributor: HMS
BAZNAS Karawang Gelar Rakor Pembentukan Pokja dan Jalur Evakuasi Kampung Tanggap Bencana di Mekarbuana

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karawang melalui relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menggelar rapat koordinasi (rakor) pembentukan Kelompok Kerja (Pokja), penetapan jalur evakuasi, serta persiapan sosialisasi Kampung Tanggap Bencana.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, dan dipimpin oleh H. Asep Abdullah Syafe’i, A.Md. Rakor dihadiri langsung Kepala Desa Mekarbuana Jaji Maryono, SP., MM., beserta jajaran perangkat desa.

Turut hadir Kepala Unit Basarnas Karawang Sigit Haryanto serta perwakilan ,dan Perwakilan sari BPBD Kabupaten Karawang Bagas, serta Ketua Karang taruna Desa Mekarbuana dan jajaran.

Rakor tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan kegiatan Kampung Tanggap Bencana yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 6 Agustus hingga Jumat, 7 Agustus 2026, dengan lokasi kegiatan di Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru.

Dalam kegiatan tersebut, pembentukan Pokja diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana. Selain itu, penetapan jalur evakuasi menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat apabila terjadi kondisi darurat.

Pembina BTB BAZNAS Karawang, H. Asep Abdullah Syafe’i, A.Md., menegaskan bahwa Kampung Tanggap Bencana merupakan upaya bersama untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat dari tingkat desa.

“Melalui pembentukan Pokja dan penetapan jalur evakuasi ini, kami berharap masyarakat Desa Mekarbuana memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi potensi bencana. Penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau lembaga tertentu, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan yang akan dilaksanakan pada 6-7 Agustus 2026 tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata, tetapi dapat membangun sistem kesiapsiagaan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Mekarbuana Jaji Maryono, SP., MM., menyambut baik pelaksanaan program Kampung Tanggap Bencana di wilayahnya.

“Kami menyambut baik program ini karena Desa Mekarbuana memiliki wilayah yang membutuhkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Kami bersama perangkat desa siap mendukung dan berkolaborasi agar program ini dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ia berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam setiap tahapan kegiatan, khususnya dalam memahami jalur evakuasi dan langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi bencana.

Kepala Unit BASARNAS Karawang, Sigit Haryanto, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam upaya penanganan bencana.

“Masyarakat perlu memiliki pengetahuan dan pemahaman mengenai apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana. Dengan adanya jalur evakuasi yang jelas dan kelompok kerja yang aktif, diharapkan proses evakuasi dapat dilakukan secara lebih cepat, tertib, dan terkoordinasi,” ungkapnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, relawan, masyarakat, serta unsur penanggulangan bencana sangat diperlukan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Sementara itu, perwakilan BPBD Karawang, Bagas, menekankan pentingnya membangun budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan masyarakat.

“Kegiatan Kampung Tanggap Bencana ini menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat. Kami berharap pembentukan Pokja dan penetapan jalur evakuasi dapat benar-benar diterapkan dan dipahami oleh warga, sehingga ketika terjadi bencana masyarakat tidak panik dan mengetahui langkah yang harus dilakukan,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, seluruh pihak yang terlibat diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan membangun sistem penanggulangan bencana berbasis masyarakat. Desa Mekarbuana diharapkan mampu menjadi lingkungan yang lebih tangguh, mandiri, dan sigap dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Pelaksanaan Kampung Tanggap Bencana pada 6-7 Agustus 2026 nantinya akan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antara relawan, pemerintah desa, dan lembaga terkait dalam upaya mitigasi serta penanggulangan bencana di wilayah Kecamatan Tegalwaru.

Sumber : https://insightjabarnusantara.com/

31/07/2026 | Kontributor: HMS
BAZNAS RI Raih Top Brand Award 2026 Tegaskan Tingkat Kepercayaan Masyarakat terhadap Pengelolaan Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil meraih nilai Top Brand Index tertinggi sebesar 43 persen sekaligus mempertahankan penghargaan Top Brand Award 2026 kategori zakat dan charity untuk kelima kalinya secara berturut-turut sejak 2022.

Penghargaan prestisius yang menegaskan posisi BAZNAS RI sebagai lembaga pengelola zakat tepercaya tersebut diserahkan langsung pada malam apresiasi di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Capaian ini menegaskan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga Negara Non Struktural dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, CSR dan Dana Soasial keagamaan lainnya yang transparan, amanah dan akuntabel.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, yang hadir menerima penghargaan tersebut menyampaikan bahwa capaian luar biasa ini merupakan buah dari kerja keras seluruh pimpinan, amil, hingga relawan BAZNAS di seluruh Indonesia.

"Tentu ini adalah berkah rahmat Allah atas ikhtiar, kerja keras, harapan dan doa seluruh amilin, amilat , para relawan, dan tentunya para pimpinan BAZNAS yang telah bahu-membahu melakukan ikhtiar nyata, menjadikan zakat berdampak bukan hanya di dunia saja, tetapi juga insya Allah berdampak di akhirat untuk para donaturnya," jelas Rizaludin usai acara penghargaan.

Dalam kesempatan tersebut, Rizaludin memberikan apresiasi kepada para muzaki, donatur, dan munfik yang telah mengamanahkan dana kebajikan mereka untuk disalurkan secara berdampak kepada masyarakat yang membutuhkan melalui BAZNAS.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh mustahik yang terus berjuang meningkatkan taraf hidupnya, serta para mitra strategis yang konsisten berkolaborasi demi menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas.

"Jadi ini sebuah kebanggaan karena masyarakat Indonesia memilih BAZNAS sebagai Top Brand untuk menyalurkan zakat dan amalnya," tuturnya.

Sementara itu, CEO Frontier sekaligus Founder Top Brand Award, Handi Irawan D., memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS RI yang berhasil mempertahankan penghargaan Top Brand Award untuk kelima kalinya.

Capaian berkelanjutan tersebut dinilai membuktikan bahwa kanal crowdfunding milik BAZNAS  sangat populer serta memiliki basis loyalitas publik yang amat besar.

"Harapan saya tentunya penghargaan ini terus memicu motivasi, inspirasi seluruh manajemen untuk kerja keras dan kerja cerdas untuk meningkatkan kualitas pelayanannya, sekaligus juga meningkatkan relasi dengan semua pelanggannya agar terus-menerus BAZNAS mampu mempertahankan Top Brand di masa-masa mendatang," ujar Handi Irawan D.

31/07/2026 | Kontributor: HMS
Rapat Optimalisasi ZIS ASN Pemkab Karawang bersama seluruh kepala OPD dan Camat se Kab. Karawang

Ketua BAZNAS Karawang bersama Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Senin, 06 Juli 2026 menghadiri rapat Optimalisasi Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) ASN Pemerintah Kabupaten Karawang yang diikuti oleh seluruh Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Karawang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Karawang dan BAZNAS Karawang dalam mengoptimalkan penghimpunan ZIS ASN agar semakin memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Semoga melalui kolaborasi dan komitmen bersama, pengelolaan ZIS di Kabupaten Karawang semakin optimal, amanah, transparan, serta mampu menghadirkan program-program yang berdampak seluas-luasnya bagi kesejahteraan umat.

BAZNAS Karawang – Amanah Mengelola, Berkah Memberdayakan.

 

06/07/2026 | Kontributor: HMS

Berita Terbaru

BAZNAS Dukung Pemberdayaan Pengrajin Tenun di Ende, NTT
BAZNAS Dukung Pemberdayaan Pengrajin Tenun di Ende, NTT
Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Di Desa Roworena Barat, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, ibu-ibu pengrajin tenun tradisional terus menunjukkan semangat berkarya di bulan Ramadhan. Dengan penuh ketelitian, mereka mengolah benang menjadi kain tenun khas daerah yang memiliki nilai budaya dan ekonomi tinggi. Kegiatan menenun ini dilakukan secara berkelompok di ruang terbuka. Prosesnya dimulai dari mengikat benang, menciptakan pola, hingga menyulam untuk menghasilkan kain berkualitas. Setiap helai benang yang dirangkai mencerminkan ketekunan dan keterampilan yang telah diwariskan turun-temurun. Program Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS hadir untuk mendukung kelompok pengrajin ini dengan memberikan pendampingan dan penguatan ekonomi berbasis komunitas. Melalui program ini, BAZNAS berupaya meningkatkan kesejahteraan mustahik dengan membuka peluang usaha yang berkelanjutan. Dengan adanya dukungan dari BAZNAS, ibu-ibu pengrajin tenun di Ende dapat terus berkarya dan meningkatkan taraf hidup mereka. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari ibadah di bulan Ramadhan, tetapi juga upaya nyata dalam melestarikan warisan budaya serta memperkuat ekonomi umat.
BERITA11/03/2025 | Penulis : Izar | Editor : YMK
BAZNAS Operasionalkan Dapur Sehat Ramadhan di Lokasi Pengungsian Banjir Jabodetabek
BAZNAS Operasionalkan Dapur Sehat Ramadhan di Lokasi Pengungsian Banjir Jabodetabek
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengoperasionalkan Dapur Sehat Ramadhan untuk membantu para penyintas banjir di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Melalui dapur umum yang didirikan di pos pengungsian GOR Pengadegan, Jakarta Selatan, BAZNAS mendistribusikan sebanyak 700 paket Hidangan Berkah Ramadhan sebagai makanan berbuka bagi warga terdampak. Selain itu, BAZNAS juga membuka dapur air dan menyalurkan 2.000 paket makanan ZChicken serta ZFood bagi penyintas di berbagai lokasi pengungsian, termasuk di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kota Bekasi. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya tanggap darurat guna memastikan kebutuhan pangan warga yang masih berada di pengungsian tetap terpenuhi. Meskipun banjir telah surut, banyak warga yang belum bisa kembali ke rumah akibat endapan lumpur dan sampah yang masih menutupi permukiman mereka. Saat ini, mereka masih disibukkan dengan kegiatan pembersihan rumah dan lingkungan sekitar. BAZNAS berharap pendistribusian Hidangan Berkah Ramadhan ini dapat memberikan asupan gizi yang layak bagi para penyintas selama bulan suci Ramadhan. #cahayazakat #DapurSehatRamadhan #BankMakanan #kemanusiaan #BAZNAS
BERITA10/03/2025 | Penulis : Nova | Editor : Nov
Ayu, Alumni Beasiswa BAZNAS: Wirausahawan Muda di Bidang Pertanian
Ayu, Alumni Beasiswa BAZNAS: Wirausahawan Muda di Bidang Pertanian
Berangkat dari semangat untuk berwirausaha dan memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama kuliah, Ayu Biakhlaqir Rossa, S.Si., seorang alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS tahun 2018, telah sukses menjadi wirausahawan muda di bidang pertanian, khususnya budidaya tanaman hortikultura di Kota Gresik, Jawa Timur.Ayu, lulusan S1 Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Brawijaya Malang, memulai perjalanan usahanya sejak tahun 2018. Berkat dukungan Beasiswa Cendekia BAZNAS, ia memperoleh inspirasi bahwa menghasilkan pendapatan tidak selalu harus dengan mencari pekerjaan, tetapi juga dengan menciptakan lapangan kerja. Dengan pemikiran ini, Ayu merintis usaha budidaya tanaman hortikultura yang kini berkembang pesat.Dengan kerja keras dan dedikasi, Ayu kini berhasil memperluas usahanya, tidak hanya dari segi pemasaran tetapi juga dalam hal jenis tanaman yang dibudidayakan. Usaha yang dimulainya seorang diri kini telah mampu membuka lapangan pekerjaan bagi beberapa orang di sekitarnya. Ayu mengakui bahwa keberhasilannya ini tidak lepas dari peran BAZNAS, yang telah membekalinya dengan pelatihan etos kerja, kedisiplinan, dan mental yang kuat selama masa pembinaan kepemimpinan dalam program beasiswa tersebut.Melalui dedikasi dan kerja kerasnya, Ayu terus berupaya mengembangkan usaha pertaniannya dengan menciptakan inovasi baru di bidang hortikultura. Ia berharap bahwa kisahnya dapat menginspirasi generasi muda untuk berani mengambil peluang di dunia wirausaha, terutama di sektor pertanian yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.Dengan semangat yang tinggi, Ayu menegaskan bahwa setiap risiko dalam usaha adalah tantangan yang harus dihadapi untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi. “Kesempatan yang sama tidak akan datang dua kali, maka kita harus selalu siap menghadapi tantangan baru dan berinovasi,” pungkasnya.Sebagai lembaga yang berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan umat, BAZNAS terus mendukung dan memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi muda yang mandiri dan berdaya saing. Kisah sukses Ayu merupakan salah satu bukti nyata bagaimana zakat dapat mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik, dari seorang penerima manfaat menjadi seorang pemberi manfaat bagi masyarakat luas.Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) adalah lembaga resmi yang bertugas mengelola zakat secara nasional di Indonesia. BAZNAS berkomitmen untuk menyejahterakan umat melalui berbagai program, termasuk Beasiswa Cendekia BAZNAS yang bertujuan mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.#CAHAYAZAKAT #KEAJAIBANMUSTAHIKDANMUZAKI #BAZNASINDONESIA #PilihanPertamaPembayarZakat #LembagaUtamaMenyejahterakanUmat
BERITA10/03/2025 | Penulis : Harits Hibatullah Sudrajat | Editor : Nov
Pendamping dan Peternak BTU Ciamis Terima Bantuan Domba dari BAZNAS Kabupaten Ciamis
Pendamping dan Peternak BTU Ciamis Terima Bantuan Domba dari BAZNAS Kabupaten Ciamis
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis memberikan lima ekor domba kepada pendamping dan juga ketua dan anggota kelompok Kokoh Barokah sebagai bagian dari pengadaan hewan ternak dalam rangka persiapan kurban.BAZNAS Kabupaten Ciamis berharap program ini dapat membantu dan bermanfaat sebagai modal usaha untuk mendukung perkembangan Program Balai Ternak Unggas (BTU) BAZNAS Ciamis, Jawa Barat, khususnya bagi Kelompok Kokok Barokah.Selain itu, menjadi bukti sinergitas BAZNAS Kabupaten Ciamis dengan kelompok peternak di Jawa Barat.Ketua Kelompok Kokok Barokah menyampaikan rasa syukur serta terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Ciamis atas bantuan yang diberikan."Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan domba ini. Semoga ternak ini membawa keberkahan bagi kelompok kami, dan BAZNAS semakin maju serta terus memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan kelompok peternak dapat semakin berkembang dan berkontribusi dalam penyediaan hewan kurban yang berkualitas bagi masyarakat.
BERITA06/03/2025 | Penulis : Nova | Editor : Ayu
Bertajuk Cahaya Zakat, BAZNAS Gelar Tarhib Ramadan Bersama 1000 Teman Tuli
Bertajuk Cahaya Zakat, BAZNAS Gelar Tarhib Ramadan Bersama 1000 Teman Tuli
Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyelenggarakan Tarhib Ramadhan 1446 H dengan tajuk “Cahaya Zakat: Memberikan Keajaiban Muzaki dan Mustahik” di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, baru-baru ini. Acara ini diikuti oleh 1000 peserta teman tuli dan teman dengar dari seluruh Indonesia, serta dihadiri secara daring oleh Pimpinan dan Amil BAZNAS dari berbagai daerah. Selain itu, para pengajar Al-Qur'an Isyarat binaan BAZNAS juga turut serta dalam kegiatan ini. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa BAZNAS sangat bersemangat menyambut bulan Ramadan, yang merupakan bulan penuh ampunan. Dalam kesempatan ini, BAZNAS mengajak seluruh umat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan. “Tema tahun ini kita mengangkat Cahaya Zakat, cahaya ini adalah cahaya Allah SWT yang akan menembus ke seluruh hamba-hamba-Nya, terutama manusia. Dengan mengikuti Tarhib ini, semoga Allah SWT memberikan nikmat kepada kita semua dan kita semua dapat menembus cahaya,” ujar Kiai Noor. Ia menambahkan bahwa inklusi zakat ibarat cahaya yang mampu menerangi dan memberikan penerangan bagi muzaki serta mustahik. Lebih lanjut, Kiai Noor berharap Cahaya Zakat dapat menjadi sinar yang menerangi kehidupan umat manusia. “Dengan tarhib ini, jangan ada orang yang merasa gelap, jangan ada orang yang merasa tertutup kesempatannya, dan tidak merasakan kesempatan. Usaha kita untuk semua, termasuk penyandang disabilitas, kita upayakan dengan Cahaya Zakat dari masyarakat untuk masyarakat,” ucapnya. Kiai Noor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam menyelenggarakan acara ini serta berupaya menghadirkan teman tuli guna menyukseskan acara dan memberikan motivasi besar bagi masyarakat. Tarhib Ramadan 1446 H ini juga dirangkaikan dengan peluncuran buku “Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik” karya Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., pengenalan dan pembacaan Al-Qur'an Isyarat, serta laporan terkini terkait pengemasan bantuan BAZNAS untuk Palestina yang bekerja sama dengan Shuna'u Al-Hayah/Life Makers Foundation di Mesir. Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM.; Pimpinan Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM.; Pimpinan Bidang SDM, Keuangan & Umum Kolonel (Purn) Drs. Nur Chamdani; Pimpinan Bidang Pendistribusian & Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA.; Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (H.C.) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec.; Deputi 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.; Sekretaris Utama H. Subhan Cholid, Lc., MA., serta Pimpinan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota se-Indonesia yang hadir secara daring.
BERITA02/03/2025 | Penulis : Anita Dwi Zulyatin | Editor : MAS
Teknik Siam Runtai, Rahasia Sukses Petani Binaan BAZNAS di Barito Kuala
Teknik Siam Runtai, Rahasia Sukses Petani Binaan BAZNAS di Barito Kuala
Petani binaan BAZNAS di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, berhasil membuktikan efektivitas teknik tradisional dalam bercocok tanam di lahan pasang surut. Salah satu petani, Dayah dari Desa Anjir Pasar Kota II, bersama puluhan petani lainnya, menanam padi varietas lokal Siam Runtai dengan metode khas yang diwariskan turun-temurun. Teknik ini terbukti mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan di daerah tersebut.Keberhasilan panen yang melimpah ini menjadi bukti bahwa pendekatan tradisional tetap relevan dan efektif dalam menghadapi tantangan pertanian di daerah pasang surut.Peran BAZNAS dalam mendukung petani setempat sangat penting, terutama dalam memberikan pendampingan dan fasilitas bagi petani agar dapat mengelola lahan dengan lebih optimal. Dengan adanya bimbingan tersebut, para petani tidak hanya berhasil menjaga tradisi pertanian lokal, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan mereka melalui hasil panen yang lebih baik.Keberhasilan petani binaan BAZNAS ini menjadi inspirasi bagi daerah lain yang menghadapi kondisi pertanian serupa. Teknik tradisional yang telah terbukti efektif ini dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan pangan, terutama bagi masyarakat yang mengandalkan lahan pasang surut sebagai sumber penghidupan utama.
BERITA02/03/2025 | Penulis : YASYFA | Editor : MAS
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Paket Pangan Ramadhan KSrelief untuk Pemulung
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Paket Pangan Ramadhan KSrelief untuk Pemulung
Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendistribusikan paket bantuan pangan Ramadhan dari King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre (KSrelief) kepada masyarakat kurang mampu di Kampung Pemulung, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, bberapa waktu lalu. Pada Ramadhan tahun ini, KSrelief mengalokasikan 7.911 paket bantuan pangan yang disalurkan oleh BAZNAS ke empat provinsi, yakni Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah. Bantuan ini berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mi instan, kecap manis, saus, garam, sarden, dan gula. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya terhadap kerja sama yang telah terjalin antara BAZNAS dan KSrelief. "Kami mengucapkan terima kasih kepada KSrelief atas kepeduliannya kepada masyarakat Indonesia. Bantuan ini sangat berarti, terutama di bulan Ramadhan, ketika kebutuhan pangan meningkat. Kami di BAZNAS berkomitmen untuk mendistribusikan bantuan ini secara tepat sasaran, salah satunya bagi warga Kampung Pemulung di Pondok Labu, Cilandak," ujar dia. Kiai Noor menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan BAZNAS yang terus menggandeng berbagai mitra, baik dari dalam negeri maupun luar negeri. "Bantuan dari KSrelief ini menjadi wujud nyata solidaritas internasional dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di bulan Ramadhan. BAZNAS berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan masyarakat penerima manfaat," ujar Kiai Noor. Ia juga menegaskan bahwa dengan dukungan dari mitra seperti KSrelief, BAZNAS semakin optimis dalam menjalankan misinya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. "Dengan adanya dukungan dari mitra seperti KSrelief, BAZNAS semakin optimis dalam menjalankan misinya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," kata dia. Kiai Noor turut mengajak masyarakat yang memiliki rezeki lebih untuk ikut berbagi dengan mereka yang kurang beruntung. "Langkah kemanusiaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam aksi-aksi sosial yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat," ucap Kiai Noor. Ia juga berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga Kampung Pemulung Pondok Labu dalam menyambut Bulan Suci. "Bersama-sama, kita bisa meringankan beban mereka yang membutuhkan. Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga Kampung Pemulung di Pondok Labu dalam menghadapi Bulan Suci Ramadhan," ujar dia. Masyarakat penerima manfaat di Kampung Pemulung Pondok Labu menyambut baik bantuan tersebut. Salah satunya, Inem (60), seorang penjual keripik singkong, yang mengungkapkan rasa syukurnya setelah menerima paket sembako. "Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk persiapan sahur dan buka puasa Ramadhan nanti," ujar Inem. Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Raja Salman dan BAZNAS atas bantuan yang diterimanya. "Terima kasih kepada Raja Salman dan BAZNAS, semoga bantuan ini membawa berkah untuk semua," ucap dia. King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre (KSrelief) adalah lembaga bantuan kemanusiaan yang didirikan oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud. Sejak berdiri, KSrelief telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan kemanusiaan kepada umat Muslim di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
BERITA24/02/2025 | Penulis : Amat Setiawan | Editor : YMK
Zmart BAZNAS Cetak Saudagar Mandiri, Kini Berbagi Lewat Infak
Zmart BAZNAS Cetak Saudagar Mandiri, Kini Berbagi Lewat Infak
Para Saudagar Zmart binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Baru-baru ini, kelompok Saudagar Zmart bersama pendamping program menyerahkan infaq sebesar Rp900.000 melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. Capaian ini menandai transformasi mereka dari mustahik (penerima zakat) menjadi munfik (pemberi infak), sebuah bukti keberhasilan program pemberdayaan ekonomi umat.Pendamping program menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan agar Saudagar Zmart terbiasa berinfaq dan bersedekah, sehingga keberkahan usaha mereka semakin bertambah. “Kami terus memotivasi para saudagar untuk saling bekerja sama dan mengoptimalkan pendampingan, agar manfaat program Zmart semakin luas,” ujar pendamping.Selain itu, dalam kegiatan ini juga disosialisasikan 10 program prioritas BAZNAS, dengan harapan para Saudagar Zmart dapat menjadi duta zakat di daerah mereka. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa zakat yang dikelola dengan baik tidak hanya membantu mustahik bertahan, tetapi juga mendorong mereka untuk memberi manfaat bagi sesama.
BERITA18/02/2025 | Penulis : Fikri | Editor : YMK
Capai Omzet Rp15 Juta, BAZNAS Dukung Ekspansi Usaha ZMart Susi di Kaltara
Capai Omzet Rp15 Juta, BAZNAS Dukung Ekspansi Usaha ZMart Susi di Kaltara
Melalui program ZMart, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil membantu Susi Wijayati, seorang penerima manfaat dari Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), dalam memperluas usahanya. Dengan dukungan ini, warung milik Susi kini mampu meraih omzet hingga Rp15 juta per bulan.Program ZMart merupakan inisiatif pemberdayaan ekonomi yang berfokus pada pengembangan warung atau toko milik mustahik berskala mikro dan kecil. Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan daya saing warung tradisional agar tetap berkembang di tengah persaingan dengan ritel modern serta membantu mengurangi kemiskinan di wilayah perkotaan.Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menegaskan bahwa BAZNAS terus berupaya mewujudkan kesejahteraan umat dengan mendukung para mustahik yang menjalankan usaha mikro agar lebih mandiri secara ekonomi."Bantuan ini adalah amanah yang dipercayakan para muzaki di seluruh Indonesia kepada BAZNAS, sehingga kami berkomitmen terus memperkuat ekonomi umat, khususnya dengan memberikan dukungan kepada para mustahik agar mampu berdaya secara ekonomi, serta meningkatkan taraf hidup dan kemandirian mereka," ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, baru-baru ini.Ia juga mengapresiasi semangat Susi yang menunjukkan tekad kuat dalam mengembangkan usahanya. Menurutnya, kesuksesan warung ini tidak hanya berdampak pada perekonomian keluarga Susi, tetapi juga membantu menggerakkan roda ekonomi di lingkungan sekitarnya."Bermula dari usaha kecil dengan modal seadanya dan bantuan dari BAZNAS, kini ia berhasil mendapatkan omzet hingga belasan juta. Ini juga merupakan bukti nyata bahwa program pemberdayaan yang dilakukan BAZNAS mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Saidah.Sejak menerima bantuan dari program ZMart, pendapatan warung Susi mengalami lonjakan signifikan. Semula, omzet warungnya hanya sekitar Rp200.000 per hari, namun kini meningkat menjadi rata-rata Rp650.000 per hari, sehingga dalam sebulan dapat mencapai Rp12.500.000 hingga Rp15.000.000."Alhamdulillah peningkatan omzet ini tentu tak lepas dari peran BAZNAS yang telah banyak berjasa pada perkembangan usaha saya," ucap Susi.Tak hanya menjual sembako, Susi juga berhasil memperluas usahanya dengan menambahkan produk sayur segar. Ia mengakui bahwa keberhasilannya tidak terlepas dari pendampingan intensif yang diberikan oleh tim BAZNAS."Saya selalu diberikan arahan oleh tim dari BAZNAS untuk tetap semangat dan konsisten dalam menjalankan usaha warung ini. Perlahan tapi pasti, saya berhasil mengelola warung dengan baik," ujar dia.Berlokasi di Jalan Cendana, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kaltara, warung Susi menjadi bukti nyata kontribusi BAZNAS dalam mendukung pengembangan usaha mikro. Sejak mendapatkan bantuan, usahanya terus mengalami pertumbuhan yang signifikan, mencerminkan keberhasilan program ZMart dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA17/02/2025 | Penulis : Amat Setiawan | Editor : YMK
BAZNAS dan Nanobank Syariah Salurkan 480 Paket Logistik Keluarga Jelang Ramadhan
BAZNAS dan Nanobank Syariah Salurkan 480 Paket Logistik Keluarga Jelang Ramadhan
Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bekerja sama dengan PT Bank Nano Syariah (Nanobank Syariah) telah menyalurkan 480 Paket Logistik Keluarga kepada para mustahik di Jakarta, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Lebak, dan Kota Bogor. Paket bantuan ini terdiri dari berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak, gula, susu, dan sarden. Bantuan ini berasal dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun Nanobank Syariah selama periode Januari hingga Desember 2024, dengan total donasi mencapai Rp120.204.518. Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA, mengapresiasi inisiatif Nanobank Syariah dalam mendukung kesejahteraan umat melalui penghimpunan ZIS. "Kami mengucapkan terima kasih kepada Nano Bank Syariah atas partisipasinya dalam mendukung penghimpunan ZIS melalui BAZNAS," ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, baru baru ini. Lebih lanjut, Saidah menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk terus membantu pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan, terutama menjelang Ramadhan. "Paket Logistik Keluarga merupakan intervensi jangka pendek BAZNAS sebagai upaya menguatkan akses pangan para keluarga miskin dan kelompok rentan yang terdampak secara ekonomi," ucapnya. Ia juga berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan pokok para mustahik serta mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam program-program BAZNAS demi mewujudkan kesejahteraan sosial yang merata. "Tentunya kami juga berharap kolaborasi BAZNAS dan Nano Bank Syariah dapat terus berkembang, serta memberikan dampak positif yang lebih luas serta manfaat yang lebih banyak," kata Saidah. Di sisi lain, Direktur Utama Nanobank Syariah, Halim, turut mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS atas kerja sama yang telah terjalin dalam penyaluran dana ZIS. "Kami sangat berterima kasih, tentunya ke depan kami juga berharap kerja sama ini terus terjalin melalui berbagai program unggulan BAZNAS lainnya. Ini merupakan wujud nyata dari semangat Alirkan Kebaikan yang terus digaungkan Nanobank Syariah. Semoga bantuan yang diberikan mampu memberikan manfaat bagi para mustahik menjelang Ramadhan ini," ujarnya.
BERITA16/02/2025 | Penulis : Amat Setiawan | Editor : MAS
Z-Auto BPVP BAZNAS di Kendari Cetak Mekanik Profesional dengan Teknologi Modern
Z-Auto BPVP BAZNAS di Kendari Cetak Mekanik Profesional dengan Teknologi Modern
Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus berupaya meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui program pemberdayaan di berbagai sektor, salah satunya di bidang otomotif. Bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari, BAZNAS menghadirkan program pelatihan Z-Auto yang bertujuan mencetak mekanik unggul berbasis teknologi terkini. Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan disiplin kerja dan keterampilan otomotif modern, termasuk pemahaman tentang kelistrikan motor matic serta penggunaan alat scanner digital untuk diagnosis kendaraan yang lebih akurat. Dengan kombinasi ilmu teori dan praktik langsung, para peserta dipersiapkan agar mampu bersaing di dunia otomotif yang semakin berkembang pesat.
BERITA14/02/2025 | Penulis : Amat Setiawan | Editor : YMK
BAZNAS RI Terima Elshinta Award 2025 atas Kolaborasi Bisnis yang Mengesankan
BAZNAS RI Terima Elshinta Award 2025 atas Kolaborasi Bisnis yang Mengesankan
Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dianugerahi Elshinta Award 2025 sebagai Outstanding Business Collaboration atas kontribusinya dalam memberikan perspektif dan bekerja sama dengan siaran Radio Elshinta. Penghargaan ini diserahkan langsung kepada Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., di Gedung Antara Heritage Center, Pasar Baru, Sawah Besar, Jakarta Pusat. Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan rasa terima kasih kepada Radio Elshinta yang telah menjadi mitra penting bagi BAZNAS dalam menyebarkan literasi dan komunikasi mengenai zakat kepada masyarakat. “Elshinta adalah mitra kolaborasi yang luar biasa yang sangat membantu BAZNAS dalam literasi dan memberikan komunikasi kepada masyarakat, sehingga apa yang diraih BAZNAS saat ini rata-rata naik 30 persen,” ujar Kiai Noor. Dia berharap Radio Elshinta terus berkomitmen untuk menyiarkan informasi edukatif mengenai zakat kepada publik dan mempertahankan kerja sama dengan BAZNAS, sehingga manfaatnya bisa lebih dirasakan oleh masyarakat. “BAZNAS RI akan terus berkolaborasi dengan media, salah satunya Radio Elshinta. Kami sangat percaya dengan Elshinta karena selama ini terus memberikan perkembangan informasi sehingga mendapat apresiasi dari masyarakat,” tambahnya. Kiai Noor juga mencatat, dalam beberapa tahun terakhir, BAZNAS telah sering kali menerima penghargaan, baik di tingkat nasional maupun internasional. Hal ini tak lepas dari komitmen BAZNAS sebagai lembaga pengelola zakat yang konsisten menjalankan prinsip "3A", yaitu Aman Syar'i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
BERITA12/02/2025 | Penulis : Naya | Editor : Nov
BAZNAS Resmikan RSB di Pesawaran untuk Permudah Akses Kesehatan Mustahik
BAZNAS Resmikan RSB di Pesawaran untuk Permudah Akses Kesehatan Mustahik
Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama BAZNAS Pesawaran meresmikan Rumah Sehat BAZNAS (RSB) guna memfasilitasi akses layanan kesehatan gratis bagi mustahik di Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung baru-baru ini. Hingga saat ini, terdapat 30 Rumah Sehat BAZNAS di seluruh Indonesia, dengan 23 RSB telah beroperasi dan 7 lainnya dalam tahap persiapan. Baru-baru ini, layanan kesehatan RSB telah memberikan manfaat bagi lebih dari 362.690 jiwa di berbagai daerah. Peresmian RSB Pesawaran dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, Bupati Kabupaten Pesawaran Dr. H. Dendi Ramadhona, ST., M.,Tr.,IP, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Transformasi Digital Nasional Prof. Ir. H.M. Nadratuzzaman Hosen, MS., M.Ec., Ph.D., Ketua BAZNAS Provinsi Lampung DR. Drs. H. Iskandar Zulkarnain, M.H., serta Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran Hi. A. Hamid, S., S.H., M.M. Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menyampaikan bahwa kehadiran RSB di Kabupaten Pesawaran bertujuan memberikan jaminan layanan kesehatan gratis bagi para mustahik. “Dengan adanya RSB Kabupaten Pesawaran ini, kami ingin agar mustahik dapat mendapatkan layanan kesehatan yang terbaik,” ujarnya. Lebih lanjut, Kiai Noor menjelaskan bahwa seluruh RSB berkomitmen memberikan manfaat bagi masyarakat, mulai dari pemberian vitamin, penyuluhan kesehatan, pendampingan, skrining kesehatan, hingga layanan khitanan massal dan operasi katarak. “Siapa pun yang memenuhi kriteria mustahik, akan langsung mendapatkan pelayanan kesehatan tanpa dipungut biaya,” ucap Kiai Noor. Adanya RSB di Kabupaten Pesawaran ini merupakan wujud nyata BAZNAS untuk terus memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan masyarakat miskin di Indonesia, khususnya melalui peningkatan akses kesehatan,” tambahnya. Bupati Kabupaten Pesawaran, Dr. H. Dendi Ramadhona, ST., M.,Tr.,IP, menyampaikan apresiasi kepada BAZNAS RI dan BAZNAS Kabupaten Pesawaran atas pembangunan RSB di daerahnya. Menurutnya, kesehatan merupakan kebutuhan utama bagi umat manusia, namun bagi kaum duafa sering kali sulit mendapatkan layanan kesehatan yang memadai. "Hadirnya RSB Pesawaran ini menjadi kebanggaan masyarakat Kabupaten Pesawaran. Kami berharap fasilitas ini dapat memberikan pelayanan kesehatan yang baik, khususnya bagi kaum duafa,” imbuhnya. Ketua BAZNAS Kabupaten Pesawaran, Hi. A. Hamid, S., S.H., M.M., mengungkapkan rasa syukurnya atas peresmian RSB Pesawaran. "Kehadiran RSB Pesawaran diharapkan mampu memberikan akses pelayanan kesehatan gratis yang layak bagi para mustahik,” jelasnya. Pihaknya juga menekankan bahwa keberadaan RSB ini menjadi solusi nyata bagi masyarakat kurang mampu dalam memperoleh layanan kesehatan yang memadai. Saat ini, 23 RSB yang telah beroperasi tersebar di berbagai daerah, di antaranya Sumatra Utara, Batam, Lampung Tengah, Pesawaran, Jakarta, Banten, Kota Bogor, Cirebon, Yogyakarta, Kendal, Sidoarjo, Sragen, Brebes, Karanganyar, Pangkal Pinang, Sambas, Berau, Makassar, Lombok, Bima, Palu, Parigi Moutong, dan Papua. Sementara itu, 7 RSB lainnya sedang dipersiapkan di Sarolangun, Kepulauan Riau, Palembang, Mamuju Tengah, Pohuwato, Kabupaten Bogor, dan Masjid Istiqlal.
BERITA03/02/2025 | Penulis : Azra Salsabila | Editor : YMK
Baznas Karawang Tetapkan Besaran Zakat Fitrah, Fidyah dan Nisab Zakat Mal
Baznas Karawang Tetapkan Besaran Zakat Fitrah, Fidyah dan Nisab Zakat Mal
KARAWANG - Ramadan masih satu setengah bulan lagi. Namun Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang telah menetapkan nisab zakat mal, zakat fitrah, serta besaran nilai membayar fidyah tahun 1446 Hijriyah/2025 Masehi.Penetapan dilakukan setelah digelar rapat pleno antara Baznas Kabupaten Karawang bersama Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karawang, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Karawang, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Karawang, serta Bagian Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Karawang, Jumat (17/1/2025).Ketua Baznas Kabupaten Karawang Drs. H. Karmin mengatakan, penetapan dilakukan setelah melalui pembahasan lintas lembaga yang berkompeten untuk mengkaji besaran nisab atau batasan, serta besaran nilai zakat fitrah tahun ini. "Sebelum kita rapat, petugas kami sudah diterjunkan ke lapangan untuk melakukan survei harga barang di pasar-pasar. Mulai harga beras, hingga harga emas," katanya.Selain itu, Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga menyajikan data harga barang-barang yang dibahas pada rapat penentuan nisab tersebut. Karmin mengatakan, tahun ini takaran zakat fitrah tahun ini untuk 3,5 liter beras jika dikonversi ke uang, besarannya menjadi Rp. 42.000 per jiwa. "Penetapan tersebut dilakukan setelah melalui hasil survei pasar dan ditetapkan bersama stake holder yang berkompeten dalam menetapkan nisab jelas dia.Sementara bagi umat Islam yang tidak mampu melaksanakan ibadah puasa di bulan Ramadan karena sebab/uzur syari, bisa digantikan dengan membayar fidyah atau memberi makan satu orang miskin untuk satu hari. "Jika dinominalkan dengan uang besarannya Rp. 40.000," tambahnya.Pada bagian lain, Karmin menjelaskan besaran nisab zakat mal atau zakat harta, termasuk zakat profesi yang juga mengelami kenaikan. "Seiring kenaikan harga emas," imbuhnya.Saat ini, harga emas yang menjadi rujukan standar nisab Rp. 1.013.000 per gram. Jika dikalikan dengan 85 gram emas sama dengan Rp. 86.105.000. "Artinya, setiap muslim yang berpenghasilan Rp. 86.105.000 dalam setahun, wajib mengeluarkan zakatnya sebesar 2,5 persen," beber Karmin.Sementara jika dikonversi menjadi penghasilan per bulan, setiap orang yang berpenghasilan di atas Rp. 7.175.416 wajib mengeluarkan zakat sebesar 2,5 persen setiap bulannya. "Sehingga bagi yang berpengasilan bruto Rp. 7.175.416 ke atas, setiap bulannya wajib membayar zakat sebesar 2,5 persen," tandasnya. Lebih lanjut dia mengingatkan, agar masyarakat Kabupaten Karawang membayarkan zakatnya melalui lembaga resmi. Sehingga dana zakat bisa terhimpun dan terdistribusikan dengan baik. "Bisa melalui Baznas langsung ataupun melalui unit pengumpul zakat (UPZ) kami yang ada di daerah-daerah. Sekarang bayar zakat makin gampang, bisa juga melalui online baznaskarawang.or.id," ujarnya. (hms)
BERITA22/01/2025 | hms
BAZNAS Wujudkan Pertanian Terpadu Melalui Inovasi Pengolahan Limbah Peternakan
BAZNAS Wujudkan Pertanian Terpadu Melalui Inovasi Pengolahan Limbah Peternakan
Kelompok Balai Ternak binaan BAZNAS di Desa Cijeungjing, Kecamatan Jatigede, Kabupaten Sumedang, terus menciptakan inovasi cerdas dalam mendukung kesejahteraan peternak. Salah satu upaya unggulan yang dilakukan adalah pemanfaatan kotoran hewan (kohe) menjadi komoditas bernilai tinggi.Melalui penyaringan dan penghalusan dengan mesin modern, kohe ini dikemas dalam karung seberat 15-16 kg, siap dipasarkan. Proses ini merupakan bagian dari langkah nyata BAZNAS dalam mewujudkan pertanian terpadu, yang mengintegrasikan sektor peternakan dan pertanian secara berkelanjutan.Ridwan, salah seorang mustahik yang tergabung dalam Kelompok Balai Ternak, mengungkapkan kebahagiaannya atas program ini. “Dulu limbah peternakan hanya kami buang begitu saja, tapi sekarang bisa jadi pendapatan tambahan. Alhamdulillah, program ini sangat membantu ekonomi keluarga kami,” tuturnya.Program ini tidak hanya meningkatkan pendapatan para peternak, tetapi juga berkontribusi pada pengelolaan lingkungan yang lebih baik. Limbah yang sebelumnya dianggap tidak bernilai kini diubah menjadi produk berguna yang mendukung pertanian organik.Dengan dukungan dan pendampingan dari BAZNAS, kelompok ini semakin optimis mengembangkan usaha mereka. Ke depan, produk kohe ini diharapkan dapat menembus pasar yang lebih luas, baik di tingkat lokal maupun nasional.
BERITA13/01/2025 | Penulis : Laila | Editor : Novan
Program BAZNAS Percepat Persemaian Tahap II di Barito Kuala
Program BAZNAS Percepat Persemaian Tahap II di Barito Kuala
Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Di Desa Anjir Pasar Kota II, Kecamatan Anjir Pasar, Kabupaten Barito Kuala, semangat para petani terus tumbuh berkat dukungan dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS). Melalui program pemberdayaan ekonomi, BAZNAS berhasil memfasilitasi persemaian tahap II padi karandukuh di lahan seluas 0,4 hektare milik salah satu petani, Bapak Syahrani. Program ini tidak hanya berhenti pada satu individu. Hingga kini, tercatat sebanyak 71 petani telah berpartisipasi dalam persemaian tahap II. Deputi II BAZNAS RI, Dr. Imdadun Rahmat, M.Si, mengungkapkan, pihaknya percaya bahwa pemberdayaan petani adalah salah satu cara terbaik untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Program ini bertujuan untuk mendukung produktivitas sekaligus mewujudkan kemandirian pangan," ucap Imdad dalam keterangan tertulis di Jakarta, baru-baru ini. Dukungan Strategis Ketahanan Pangan Sebagai lembaga zakat nasional, BAZNAS memiliki visi besar untuk memaksimalkan manfaat zakat dalam memberdayakan masyarakat, terutama di sektor pertanian. Di Anjir Pasar, program persemaian ini didesain untuk memastikan keberlanjutan produksi padi karandukuh sebagai salah satu komoditas unggulan daerah. Melalui pendampingan, pelatihan, dan penyediaan fasilitas, BAZNAS memberikan kepercayaan diri bagi para petani dalam mengelola lahan mereka. “Kami sangat terbantu dengan program dari BAZNAS. Ini memberi kami motivasi untuk bekerja lebih baik lagi,” ujar salah satu petani peserta program. Persemaian tahap II ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara lembaga seperti BAZNAS dengan masyarakat dapat menciptakan perubahan besar. Tidak hanya memberikan bantuan material, BAZNAS juga berperan aktif dalam mengembangkan potensi petani lokal. Program ini diharapkan mampu menjadi model pemberdayaan petani di daerah lain, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan ketahanan pangan nasional. Dengan keberlanjutan program ini, optimisme pun tumbuh di kalangan petani Anjir Pasar. "Kami berharap program ini terus berlanjut, sehingga hasil panen kami tidak hanya mencukupi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga mampu meningkatkan perekonomian keluarga," kata Bapak Syahrani.
BERITA05/01/2025 | Penulis : Nurul | Editor : YMK
Omzet ZChicken Meroket, Ibu Wulan Ubah Nasib Drastis Berkat BAZNAS RI
Omzet ZChicken Meroket, Ibu Wulan Ubah Nasib Drastis Berkat BAZNAS RI
Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri","sans-serif"; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi;} Siapa sangka, sebuah gerai ayam krispi sederhana di Kelurahan Cicadas, Kota Bandung, kini menjadi sumber rezeki yang begitu besar bagi Wulan. Berkat program pemberd ayaan ekonomi dari Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, usaha ZChicken miliknya berkembang pesat dan berhasil meningkatkan ekonomi keluarganya. "Dulu, saya kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari. Tapi sekarang, Alhamdulillah, berkat bantuan modal dari BAZNAS, usaha ZChicken saya semakin maju," ujar Wulan dengan penuh syukur. Dengan modal yang diberikan BAZNAS, Wulan dapat melengkapi perlengkapan dagangnya, seperti wajan penggorengan yang lebih besar, minyak goreng berkualitas, dan berbagai bumbu yang membuat ayam krispinya semakin lezat. Hasilnya, pelanggan semakin banyak dan omzet pun terus meningkat. "Setiap hari, saya bisa menjual lebih dari 100 potong ayam krispi. Omzetnya bisa mencapai Rp. 230.000 dalam sehari. Saya sangat bersyukur dengan bantuan BAZNAS ini," tambah Ibu Wulan. Program pemberdayaan ekonomi seperti ZChicken ini merupakan salah satu bentuk komitmen BAZNAS RI dalam membantu masyarakat kurang mampu untuk mandiri secara ekonomi. "Saya tidak menyangka usaha kecil-kecilan seperti ini bisa mengubah hidup saya sebesar ini. Terima kasih banyak kepada BAZNAS yang telah memberikan kesempatan kepada saya,” ujarnya. Program ZChicken merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen BAZNAS dalam memberdayakan masyarakat. BAZNAS ingin agar zakat yang terkumpul dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya bagi masyarakat yang membutuhkan. Keberhasilan program ZChicken tidak hanya dirasakan oleh Ibu Wulan, tetapi juga oleh ribuan penerima manfaat lainnya di seluruh Indonesia. Program ini tidak hanya memberikan modal usaha, tetapi juga memberikan pelatihan dan pendampingan agar penerima manfaat dapat mengelola usahanya dengan baik. Melalui program ZChicken, BAZNAS RI berharap dapat mendorong terciptanya masyarakat yang lebih mandiri dan sejahtera. Dengan begitu, zakat yang terkumpul dapat memberikan manfaat yang lebih luas dan berkelanjutan.
BERITA17/12/2024 | Lulu | Editor : Ayu Rachmaningtyas
BAZNAS dan BKKBN Perkuat Kolaborasi untuk Percepatan Pengentasan Stunting di Indonesia
BAZNAS dan BKKBN Perkuat Kolaborasi untuk Percepatan Pengentasan Stunting di Indonesia
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN menegaskan komitmen mereka untuk memperkuat kolaborasi dalam upaya menurunkan angka stunting di Indonesia. Komitmen ini menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan antara Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., dan Menteri BKKBN Dr. H. Wihaji, S.Ag., M.Pd., di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (10/12/2023).Ketua BAZNAS RI Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyatakan, BAZNAS siap mengarahkan program zakat untuk mendukung upaya pengentasan stunting secara komprehensif. “Konsentrasi kita, insya Allah kerja sama dalam pengentasan stunting di Indonesia. Selama ini BAZNAS telah bekerja sama dengan BKKBN, maka nanti akan dilanjutkan dengan berkonsentrasi kepada program pengentasan stunting di Indonesia,” ujar Kiai Noor. Menurut Kiai Noor, sebagai mitra strategis, BAZNAS akan memfokuskan program zakat untuk mendukung upaya pengentasan stunting secara menyeluruh, sehingga manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat yang membutuhkan.“Insya Allah kita akan bersama-sama dalam program pengentasan stunting ini. Mudah-mudahan kerja sama ke depan dapat terus berlanjut sehingga manfaatnya pun dapat dirasakan oleh masyarakat secara lebih luas,” tambahnya.Di sisi lain, Menteri BKKBN, Dr. H. Wihaji, menegaskan bahwa kolaborasi lintas lembaga merupakan kunci untuk menyelesaikan persoalan stunting, yang menjadi perhatian utama pemerintah. “Saya bersama beliau (Kiai Noor) melaksanakan perintah presiden untuk kolaborasi, karena memang untuk mengurusi negara ini tidak bisa sendirian. Maka saya silaturahmi dengan BAZNAS, yang kebetulan sudah ada MoU sebelumnya, untuk menangani persoalan stunting,” ujarnya. Wihaji menjelaskan bahwa program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING) untuk Satu Juta Anak Indonesia menjadi salah satu fokus kerja sama BKKBN dan BAZNAS. “Dalam program ini, BKKBN dan BAZNAS akan berfokus membantu Keluarga Risiko Stunting (KRS) melalui upaya pencegahan sejak dini. Tugas kementerian kita adalah mencegah dan menggerakkan, maka harapan kita stunting bisa dicegah,” katanya. Wihaji menambahkan, “Kalau sudah stunting, menurut para ahli, hanya 20 persen yang bisa disembuhkan. Oleh karena itu, kerja sama ini sangat penting agar kita dapat menyelamatkan satu anak dan satu keluarga secara tuntas.”Program GENTING akan difokuskan pada beberapa aspek penting, yaitu nutrisi, faktor non-nutrisi seperti sanitasi dan lingkungan, akses terhadap air bersih, serta peningkatan pengetahuan. Program ini akan menjangkau ibu hamil, ibu menyusui, bayi berusia 0-23 bulan, dan balita berusia 24-59 bulan yang berasal dari keluarga miskin dan berisiko stunting.“Insya Allah kerja sama ini akan baik, dan kita akan lanjutkan ke depan,” ucapnya.Turut hadir dalam pertemuan, Wakil Ketua BAZNAS Mokhamad Mahdum, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Saidah Sakwan MA, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Zakat Nasional Achmad Sudrajat, Lc, M.A. CFRM, Deputi I BAZNAS RI Bidang Pengumpulan M. Arifin Purwakananta, Deputi II BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si, Plt. Sekretaris Menteri/Sekretaris Utama Drs. Sukaryo Teguh Santoso, M.Pd, dan Prof. Budi Setiyono, S.Sos., M.Pol. Admin, Ph.D.Kolaborasi BAZNAS dan BKKBN ini diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam mewujudkan Indonesia bebas stunting. Dengan penguatan kerja sama di berbagai bidang, kedua lembaga optimis bahwa target pengentasan stunting dapat tercapai, sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat Indonesia.
BERITA15/12/2024 | Kartika | Editor : Putri
Peluncuran Beasiswa Santri Baznas pada acara Hari Santri 2024
Peluncuran Beasiswa Santri Baznas pada acara Hari Santri 2024
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang meluncurkan program beasiswa santri. Beasiswa tersebut diluncurkan secara simbolis usai pelaksanaan upacara Hari Santri Nasional 2024, Selasa (22/10), di Plaza Pemda Karawang. Ketua Baznas Kabupaten Karawang Drs H Karmin mengatakan, Beasiswa Santri Baznas terbuka untuk semua santri. Asalkan memenuhi persyaratan. Nantinya, para calon penerima beasiswa akan diseleksi. "Karena jumlah penerimanya terbatas," ujarnya. Untuk itu dikatakannya, peluang pondok pesantren yang santrinya ingin mengajukan beasiswa sama. Sementara, peringatan Hari Santri 2024 di Pemkab Karawang dipimpin Pjs Bupati Karawang, Drs Teppy Wawan Dharmawan yang bertindak sebagai instruktur. Acara diawali pengibaran bendera Merah Putih. Dalam sambutannya, Pjs Bupati menyatakan bahwa Hari Santri yang diperingati setiap tanggal 22 Oktober merupakan momen penting untuk mengenang perjuangan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia.
BERITA23/10/2024 | Humas BAZNAS
Pelatihan Arab Pegon untuk peserta DTA se-Kabupaten Karawang
Pelatihan Arab Pegon untuk peserta DTA se-Kabupaten Karawang
KARAWANG - Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karawang menghadiri dan menyukseskan acara Pelatihan Arab Pegon untuk peserta Guru DTA se-Kabupaten Karawang. Turut hadir pimpinan Baznas Kabupaten Drs. H. Karmin dan H. Asep Abdullah Syafei. Acara berlangsung di Indo Alam Sari (02/10/2024). Turut dihadir Kepala Kemenag Karawang H. Sopian dan PJS Bupati Karawang Teppy Wawan Dharmawan sekaligus membuka acara Pelatihan Arab Pegon untuk peserta Guru DTA se-Kabupaten Karawang. Dalam sambutannya, Teppy Wawan Dharmawan mengapresiasi inisiatif ini dan menekankan pentingnya peran guru dalam mendidik generasi muda. “Para guru adalah garda terdepan dalam pendidikan. Dengan pelatihan ini, kami berharap para guru bisa lebih efektif dalam mengajar, sehingga kualitas pendidikan di Karawang semakin meningkat,” ujarnya. Kegiatan ini diharapkan tidak hanya memberikan keterampilan baru bagi para guru, tetapi juga membangun jaringan antara lembaga pendidikan DTA di seluruh Kabupaten Karawang. Dengan demikian, diharapkan kualitas pendidikan agama di wilayah ini dapat terus berkembang dan mencetak generasi yang berkualitas.
BERITA02/10/2024 | Humas BAZNAS
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Karawang.

Lihat Daftar Rekening →