Berita Terbaru
Bupati Karawang Terima Baznas Awards 2025
Normal
0
false
false
false
IN
X-NONE
AR-SA
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:12.0pt;
font-family:"Aptos",sans-serif;
mso-ascii-font-family:Aptos;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Aptos;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-font-kerning:1.0pt;
mso-ligatures:standardcontextual;
mso-fareast-language:EN-US;}
Jakarta – Selain Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang yang meraih dua penghargaan dari Baznas Republik Indonesia, Bupati Karawang juga menerima penghargaan Baznas Awards 2025.
Bupati Karawang H Aep Syaepuloh SE menerima penghargaan dalam kategori Kepala Daerah Pendukung Gerakan Zakat Indonesia.
Penyerahan penghargaan dilakukan dalam rangkaian kegiatan Rapat Koordinasi Nasional Baznas 2025 bertema “Menguatkan Baznas Mendukung Asta Cita” yang digelar di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Kamis 28 Agustus 2025.
Penghargaan Baznas Awards 2025 itu diserahkan langsung oleh Ketua Baznas RI Prof Dr KH Noor Achmad MA, dan diterima oleh Ketua Baznas Karawang Drs H Karmin yang hadir mewakili Bupati Karawang H Aep Syaepuloh SE.
Prof Noor Achmad mengungkapkan, penghargaan Baznas Awards 2025 kepada kepala daerah merupakan bentuk apresiasi atas komitmen dan dukungan pemerintah daerah terhadap perkembangan gerakan zakat.
Sementara, Ketua Baznas Kabupaten Karawang H Karmin mengatakan, selama ini Bupati Karawang telah memberikan perhatian besar dalam mendorong sinergi antara pemerintah daerah dan Baznas Kabupaten Karawang. "Sehingga dapat memperluas jangkauan penghimpunan maupun manfaat zakat, infak dan sedekah bagi masyarakat," ujarnya.
Bupati Karawang dinilai telah mendukung sejumlah program Baznas. Baik melalui kebijakan, regulasi, maupun himbauan kepada para ASN serta masyarakat luas agar berzakat, berinfak dan bersedekah melalui Baznas Karawang.
Penghargaan nasional ini semakin mengukuhkan peran Kabupaten Karawang sebagai salah satu daerah yang konsisten mendorong gerakan zakat. (rls)
BERITA29/08/2025 | Humas
Baznas Karawang Raih Dua Penghargaan Baznas Awards 2025
Normal
0
false
false
false
IN
X-NONE
AR-SA
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:115%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:12.0pt;
font-family:"Aptos",sans-serif;
mso-ascii-font-family:Aptos;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Aptos;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-font-kerning:1.0pt;
mso-ligatures:standardcontextual;
mso-fareast-language:EN-US;}
Jakarta - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang berhasil meraih dua penghargaan dari Baznas Republik Indonesia.
Dua penghargaan itu diserahkan pada ajang penganugerahan Baznas Awards 2025, dalam rangkaian Rapat Pimpinan Nasional 2025 yang diselenggarakan di Hotel Mercure Ancol, Jakarta Utara, Kamis 28 Agustus 2025.
Baznas Kabupaten Karawang menerima dua penghargaan dalam kategori Pengumpulan Kantor Digital Terbaik dan Pengumpulan Palestina Terbaik.
Ketua Baznas Kabupaten Karawang Drs H Karmin mengatakan, Baznas Awards 2025 merupakan penghargaan Baznas RI atas kinerja yang ditunjukkan lembaga yang dipimpinnya. "Penghargaan ini merupakan apresiasi Baznas RI terhadap kinerja kita selama ini. Penghargaan ini tentunya, menjadi pemicu bagi kita untuk bekerja lebih baik lagi," ujarnya.
Dijelaskannya, penghargaan pertama terkait progres penghimpunan zakat, infak dan sedekah melalui kantor digital Baznas Karawang yang dimulai sejak dua tahun lalu. "Baznas RI menilai kantor digital yang dikelola Baznas Karawang menunjukkan perkembangan yang cukup signifikan," ungkapnya.
Menurutnya, kantor digital ini semakin memudahkan para muzaki atau munfik untuk menyalurkan hartanya tanpa harus repot datang ke kantor. Bisa di mana saja dan kapan saja.
Dari tahun pertama ke tahun kedua, hingga sekarang memasuki tahun ketiga, perkembangannya terus mengalami peningkatan. "Sekarang masyarakat sudah mulai akrab dengan berzakat, berinfak maupun bersedekah melalui saluran digital," imbuhnya.
Penghargaan lainnya, terkait penghimpunan dana kemanusiaan untuk warga Palestina. Diakuinya, sejak krisis kemanusiaan di Palestina meletup lagi dua tahun terakhir, pihaknya telah menerima Rp1,58 miliar yang disalurkan melalui Baznas RI. Hingga kini, dompet kemanusiaan untuk masyarakat Palestina tetap dibuka. "Selain melakukan penggalangan mandiri, Pemerintah Kabupaten Karawang, MUI, serta ormas keagamaan turut andil di dalamnya," imbuhnya.
Lebih lanjut, pihaknya berterima kasih atas kepercayaan masyarakat yang membayar zakat, infak dan sedekah melalui Baznas Karawang. "Insya Allah dana yang kami terima dikelola secara profesional, transparan dan akuntabel," tandasnya.
Baznas Awards 2025 merupakan agenda Baznas Republik Indonesia yang memberikan apresiasi kepada lembaga, tokoh, kepala daerah, serta mitra yang memiliki kontribusi besar dalam pengembangan gerakan zakat di Indonesia.
Penghargaan tersebut diserahkan Pimpinan Baznas Republik Indonesia H Rizaludin Kurniawan MSi kepada Wakil Ketua III Baznas Karawang Dr H Puji Isyanto dalam rangkaian Rapat Koordinasi Nasional Baznas 2025 yang bertema Menguatkan Baznas dalam Mendukung Asta Cita. (rls)
BERITA29/08/2025 | Humas
Peningkatan Kesehatan Melalui Terapi, Gizi, Obat, dan Alat Kesehatan
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Jombang memberikan bantuan terapi, gizi, obat, dan alat kesehatan kepada anak-anak penderita cerebral palsy di Kabupaten Jombang. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup anak-anak yang mengalami gangguan saraf otak. Lebih dari 50 anak berusia 7-15 tahun menerima bantuan tersebut, yang mencakup terapi fisik, gizi seimbang, obat-obatan, dan alat kesehatan.
Bantuan diberikan dalam rangka membantu anak-anak yang memerlukan perawatan khusus, dengan tujuan meningkatkan kemampuan motorik, kesehatan, serta perawatan gejala penyakit. Kegiatan ini berlangsung di beberapa kecamatan di Kabupaten Jombang sesuai target, dilaksanakan selama satu hari pada tanggal 27 Agustus 2024.
Tim BAZNAS Jombang yang terdiri dari tenaga medis, psikolog, dan relawan bekerja sama dengan pemerintah setempat dan organisasi masyarakat sipil untuk memastikan kelancaran kegiatan ini. Diharapkan dengan adanya bantuan ini, anak-anak penderita cerebral palsy di Kabupaten Jombang dapat menerima perawatan yang sesuai, meningkatkan kualitas hidup, serta mengembangkan kemampuan motorik dan kognitif. "Kegiatan ini merupakan manifestasi kepedulian BAZNAS Jombang terhadap masyarakat yang membutuhkan," ujar Ketua BAZNAS Jombang.
BERITA11/06/2025 | Amirul muttaqin
Solusi Cerdas Peternak Jepara, Silase Daun Singkong Atasi Masalah Pakan di Musim Hujan
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
AR-SA
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:Arial;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Kelompok Balai Ternak Jepara di Desa Somosari, Kecamatan Batealit, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, memperkenalkan silase daun singkong sebagai solusi pakan alternatif bagi ternak. Sebanyak 61 domba bakalan jantan telah diberi pakan fermentasi ini untuk mengatasi kendala penyediaan hijauan segar selama musim hujan.
Silase daun singkong menjadi pilihan karena ketersediaannya yang melimpah dan dapat disimpan dalam waktu lama tanpa kehilangan nilai gizi. Dengan metode fermentasi, peternak dapat menyediakan stok pakan yang tetap berkualitas meskipun cuaca tidak mendukung pertumbuhan hijauan segar.
Langkah inovatif ini menjadi bagian dari upaya pemberdayaan peternak agar lebih mandiri dalam menyediakan pakan. Dengan adanya stok pakan yang terjaga, peternak tidak lagi bergantung pada hijauan segar yang sulit didapat saat musim hujan, sehingga pertumbuhan ternak tetap optimal.
Program pemberdayaan dari BAZNAS ini terus mendorong penerapan teknologi pakan alternatif di berbagai daerah. Melalui pemanfaatan silase daun singkong, diharapkan produktivitas ternak meningkat dan kesejahteraan peternak semakin baik.
BERITA24/04/2025 | Penulis : Abdullah Azzam | Editor : Novan
BAZNAS RI Fasilitasi Mudik Gratis bagi 850 Guru Ngaji dan Marbot Masjid
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
AR-SA
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:Arial;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI melepas keberangkatan 850 peserta program mudik gratis yang terdiri atas marbot masjid, guru ngaji, pengajar pesantren dan madrasah, pendakwah, serta pedagang dan pekerja informal. Acara pelepasan berlangsung di Gedung BAZNAS RI, Jakarta.
Sebanyak 17 bus disiapkan untuk mengangkut para pemudik dengan dua rute utama, yaitu jalur pantai utara dan selatan. Mereka akan menuju 26 kota tujuan di Provinsi Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
Program Mudik Bahagia Bersama BAZNAS ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, di antaranya Paragon Corp, Wafello, Sucofindo, MERDEKA Copper Gold, Asuransi Jiwa Syariah, Wipol, dan Smart Finance.
Pelepasan peserta mudik dilakukan langsung oleh Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., didampingi Wakil Ketua BAZNAS RI, Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM., serta perwakilan dari mitra pendukung, termasuk Direktur Marketing PT Smart Finance, Rifky Kurniawan, Komisaris Independen Asuransi Jiwa Syariah Al Amin Soekotjo Soeparto, Head of Sustainability & Corporate Affairs Unilever Indonesia Wipol, Nurdiana Darus, serta Ecosystem Advisor PT Paragon Technology and Innovation, Firdaus Muslim.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen BAZNAS dalam membantu para Ibnu Sabil agar dapat merayakan Lebaran bersama keluarga di kampung halaman.
“Alhamdulillah, pada Lebaran tahun ini, BAZNAS tetap konsisten dalam memfasilitasi para Ibnu Sabil agar dapat bertemu dan bersilaturahmi dengan keluarga di kampung halaman,” ujar Kiai Noor.
Untuk menjamin keamanan dan kenyamanan peserta, BAZNAS menyediakan pendamping dari BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) serta tenaga medis dari Rumah Sehat BAZNAS (RSB).
“Kami berfokus pada pelayanan kepada para mustahik dan Ibnu Sabil, memastikan mereka mendapatkan akses transportasi yang aman, nyaman, serta memungkinkan mereka tetap menjalankan ibadah selama perjalanan,” ucapnya.
Kiai Noor mengungkapkan bahwa jumlah pemudik tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Tahun ini, Alhamdulillah, kami dapat meningkatkan jumlah penerima manfaat, meskipun masih terbatas jumlah yang bisa kami bantu,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa bantuan dari para donatur bukan sekadar materi, tetapi juga memperkuat hubungan antara mustahik dan BAZNAS.
“Alhamdulillah, para pemudik mendapat kesempatan dari BAZNAS. Maka dari itu, apa yang telah diberikan oleh para donatur bukan sekadar bantuan materi, tetapi juga memperkuat hubungan antara mustahik dan BAZNAS. Ini adalah misi suci, misi fisabilillah untuk membantu Ibnu Sabil,” katanya.
Untuk memastikan kenyamanan selama perjalanan, tim dari BAZNAS, RSB, dan BTB akan mendampingi pemudik hingga ke tempat tujuan.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, M.A., menjelaskan bahwa program Mudik Bahagia Bersama BAZNAS melewati dua jalur utama, yaitu pantai utara dan selatan, dengan tujuan 26 kota di Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Daerah Istimewa Yogyakarta.
“Perjalanan mudik bersama BAZNAS mencakup beberapa daerah di Jawa Tengah, Jawa Timur dan Yogyakarta. Di Jawa Tengah, perjalanan akan melewati Brebes, Tegal, Pemalang, Pekalongan, Semarang, dan Solo, kemudian berlanjut ke Demak, Kudus, Pati, dan Rembang,” ujar Saidah.
“Selain itu, perjalanan juga mencakup daerah Purwokerto, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Kebumen, Purworejo, hingga DI Yogyakarta. Sementara itu, di Jawa Timur, perjalanan meliputi Surabaya, Gresik, Lamongan, dan Ngawi, serta berlanjut ke Madiun, Nganjuk, Jombang, dan Malang,” lanjutnya.
Pada kesempatan yang sama, salah satu pemudik, Rini Yuliati, warga Depok yang akan mudik ke Pasuruan, mengungkapkan rasa syukur atas bantuan dari BAZNAS.
Ia menjelaskan bahwa perjalanan ke Pasuruan biasanya membutuhkan biaya yang cukup besar, terutama untuk transportasi. Setidaknya, ia harus mengeluarkan biaya hingga Rp900 ribu untuk tiga anggota keluarganya. Namun, dengan adanya program mudik gratis ini, beban pengeluaran dapat dikurangi.
“Terima kasih kepada para muzaki, Jazakumullahu Khair, serta kepada BAZNAS pusat dan daerah. Semoga Allah membalas dengan rezeki yang luas, kebahagiaan, serta kesuksesan di dunia dan akhirat. Amin,” ujar Rini.
Acara pelepasan ini juga dihadiri oleh Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Hj. Saidah Sakwan, MA., Pimpinan BAZNAS RI Bidang Koordinasi Nasional, KH. Achmad Sudrajat, Lc, MA, CFRM., Sekretaris Utama BAZNAS RI, H. Subhan Cholid, Lc, MA., serta Deputi I, Arifin Purwakananta.
BERITA01/04/2025 | Penulis : Daffa Yazid Fadhlan | Editor : Nov
Sosialisasi Zakat, BAZNAS Sosialisasikan Zakat Kepada KemenPPPA Salurkan ZIS Secara Resmi
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
AR-SA
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:Arial;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengajak Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) untuk menyalurkan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) melalui lembaga resmi yang terpercaya, seperti BAZNAS.
Sebagai bagian dari upaya tersebut, BAZNAS menggelar sosialisasi yang bertujuan memberikan edukasi kepada pegawai KemenPPPA mengenai hukum zakat, perhitungan nisab zakat penghasilan, fasilitas pembayaran zakat, serta skema penyaluran dana zakat secara nasional yang dikelola oleh BAZNAS.
Kegiatan ini diselenggarakan secara daring pada beberapa waktu lalu dan dihadiri oleh Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, Sekretaris KemenPPPA RI Titi Eko Rahayu, Kepala Divisi Pengumpulan Zakat Karyawan Mohan, serta sejumlah pegawai KemenPPPA.
Dalam kesempatan itu, Wakil Ketua BAZNAS RI menyampaikan bahwa sosialisasi ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran spiritual pegawai KemenPPPA dalam menunaikan kewajiban zakat melalui BAZNAS.
“BAZNAS hadir untuk memudahkan karyawan di lingkungan KemenPPPA agar harta yang dimiliki menjadi lebih bersih dan berkah. Dan ini menjadi bagian dari upaya BAZNAS memastikan zakat yang dikelola dapat memberikan dampak lebih luas bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Mahdum.
Ia juga menekankan bahwa BAZNAS terus berinovasi dengan sistem pembayaran zakat berbasis digital guna memudahkan masyarakat dalam menyalurkan zakat mereka secara cepat dan efisien. Dengan adanya digitalisasi ini, zakat yang terkumpul dapat segera disalurkan kepada mereka yang membutuhkan.
"Hampir seluruh layanan zakat di BAZNAS saat ini telah berbasis digital. Metode pembayaran zakat konvensional dengan uang tunai semakin berkurang, digantikan oleh sistem transfer atau pemotongan gaji (payroll)," ujar Mahdum.
"Tim BAZNAS Bersama KemenPPPA nantinya akan melakukan sosialisasi untuk mengetahui kesiapan karyawan dalam penerapan sistem payroll zakat," lanjut dia.
Selain itu, ia mengungkapkan bahwa BAZNAS dan KemenPPPA akan bekerja sama dalam melakukan sosialisasi lebih lanjut terkait kesiapan pegawai dalam implementasi sistem payroll zakat.
"Tentu program-program BAZNAS nantinya dapat kita sinergikan. Apalagi saat ini, tema BAZNAS adalah zakat inklusif, yang memiliki dua makna utama. Pertama, zakat diarahkan untuk memberikan lebih banyak afirmasi, terutama dalam pemberdayaan perempuan. Kedua, zakat juga dimanfaatkan untuk kepentingan lingkungan. Inilah esensi inklusi, bahwa zakat harus mampu menjangkau dan memberikan manfaat bagi semua," ujar Mahdum.
Lebih jauh, ia menyampaikan bahwa BAZNAS siap bersinergi dengan berbagai pihak, termasuk KemenPPPA, dalam menjalankan program pemberdayaan perempuan dan pelestarian lingkungan sebagai bagian dari konsep zakat inklusif.
“Semoga zakat benar-benar menjadi bagian dari gaya hidup kita sebagai Muslim yang bertanggung jawab,” ujar dia.
Di sisi lain, Sekretaris KemenPPPA RI menyampaikan apresiasi atas inisiatif BAZNAS dalam memberikan pemahaman kepada pegawai KemenPPPA mengenai mekanisme pembayaran zakat yang sesuai dengan ketentuan syariah.
“Kami menyambut baik inisiatif BAZNAS. Kegiatan ini diharapkan mendorong para pegawai di lingkungan KemenPPPA untuk menunaikan zakat melalui lembaga resmi dan terpercaya, seperti di BAZNAS,” ujar Titi.
Menurutnya, keberadaan BAZNAS memberikan kemudahan bagi umat Muslim dalam menunaikan kewajiban zakat, termasuk zakat fitrah, tanpa menghilangkan esensi rukun yang telah ditetapkan.
Ia juga menegaskan bahwa pemerintah terus mendorong para Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menyalurkan zakat mereka melalui lembaga resmi seperti BAZNAS agar dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi kesejahteraan masyarakat.
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan seluruh pegawai KemenPPPA dapat berpartisipasi aktif dalam menunaikan ZIS mereka, sehingga zakat dapat menjadi bagian dari gaya hidup Muslim yang lebih peduli terhadap sesama.
“Kami berharap seluruh pejabat dan pegawai di lingkungan KemenPPPA berpartisipasi dalam pembayaran dan penyaluran zakat melalui BAZNAS. Semoga sinergi ini memberikan manfaat besar bagi masyarakat luas,” ucap dia.
BERITA21/03/2025 | Penulis : Raeihan Ramadhan | Editor : ayu
Dukungan BAZNAS, Nurmila Raup Omzet Rp14 Juta Sebulan
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
AR-SA
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:Arial;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Ramadhan tahun ini membawa berkah bagi Ibu Nurmila, seorang warga Desa Rappokaleleng, Kecamatan Bontonompo, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Mantan pegawai minimarket ini kini sukses menjalankan usaha ayam krispi ZChicken. Dengan ketekunan dan semangat berwirausaha, ia berhasil mengembangkan bisnis yang semakin diminati masyarakat sekitar.
Keberhasilan Ibu Nurmila tidak lepas dari pendampingan BAZNAS yang terus memberikan bimbingan dan dukungan bagi pelaku usaha mikro. Melalui program pemberdayaan ekonomi, BAZNAS membantu pelaku usaha seperti Ibu Nurmila agar mampu mandiri dan meningkatkan taraf hidup. Dengan pendampingan yang optimal, usaha yang dirintisnya berkembang pesat.
Dalam satu bulan, gerai ZChicken milik Ibu Nurmila mampu meraih omzet hingga Rp14.000.000. Angka tersebut menjadi pencapaian luar biasa, mengingat usahanya baru berjalan dalam kurun waktu yang relatif singkat. Kesuksesan ini menunjukkan bahwa dengan pendampingan yang tepat dan kerja keras, usaha mikro dapat tumbuh dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Program pemberdayaan yang dilakukan BAZNAS tidak hanya membantu meningkatkan pendapatan para pelaku usaha, tetapi juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Keberhasilan Ibu Nurmila menjadi salah satu contoh nyata bagaimana dukungan dan usaha yang konsisten dapat mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik.
BERITA18/03/2025 | Penulis : Syfa | Editor : Nov
Pengelolaan Zakat Nasional Semakin Membaik, BAZNAS Gunakan IZN 3.0
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
AR-SA
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:Arial;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Baru-baru ini, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mengungkapkan bahwa kinerja pengelolaan zakat nasional semakin membaik. Berdasarkan hasil pengukuran Indeks Zakat Nasional (IZN) dengan metode IZN 3.0, pada 2024 kinerja pengelolaan zakat secara nasional mencapai angka 0,52 atau masuk dalam kategori stabil. Angka ini mengalami peningkatan sebesar 0,06 poin dibandingkan tahun 2023.
Hal tersebut disampaikan dalam Public Expose Hasil Perhitungan Indeks Zakat Nasional dan Kaji Dampak Zakat 2025 yang disiarkan melalui kanal YouTube BAZNAS TV. Acara ini dihadiri oleh Ketua BAZNAS RI Noor Achmad, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Zainulbahar Noor, serta Direktur Kajian dan Pengembangan BAZNAS RI Muhammad Hasbi Zaenal.
"Pelaksanaan pengukuran Indeks Zakat Nasional (IZN) dan Kaji Dampak Zakat (KDZ) setiap tahunnya adalah bentuk aktivitas dari organisasi yang hidup," ujar Noor Achmad.
Menurutnya, IZN dan KDZ merupakan elemen penting dalam menganalisis seluruh kegiatan pengelolaan zakat di Indonesia. "Dengan bedah anatomi ini kita dapat melakukan diagnosa untuk masa depan.
Ukuran-ukuran IZN KDZ digunakan untuk melihat bagaimana lembaga zakat terutama BAZNAS dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan visi dan misi yang telah ditetapkan dalam Renstra dan dijalankan pada RKAT yang dilakukan setiap tahunnya," tambahnya.
Noor Achmad berharap hasil pengukuran IZN dan KDZ dapat diikuti secara menyeluruh karena berbasis akademik. Pemerintah pun mendambakan data akademik seperti ini agar dapat memperkuat peran BAZNAS ke depannya.
IZN digunakan sebagai alat ukur bagi lembaga zakat dalam menentukan kebijakan berdasarkan data yang telah dikumpulkan. Zainulbahar Noor menjelaskan bahwa IZN dan KDZ menjadi bagian dari upaya menciptakan sistem pengelolaan zakat yang efektif dan efisien.
"BAZNAS sebagai lembaga resmi pemerintah dalam mengoperasikan program-program zakat nasional telah menggunakan Indeks Zakat Nasional (IZN) sejak 2017. Dengan menggunakan IZN, BAZNAS bergerak dengan landasan akademik, bukan hanya sekadar menjalankan tugasnya," jelas Zainulbahar Noor.
Ia menambahkan bahwa pengelolaan dana zakat yang efektif dan efisien merupakan bentuk pelaksanaan amanat undang-undang dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta menanggulangi kemiskinan.
Sementara itu, Muhammad Hasbi Zaenal mengungkapkan bahwa IZN telah mengalami perkembangan dari versi 1 hingga versi 3, yang menunjukkan adanya peningkatan kualitas pengelolaan zakat di Indonesia.
"Capaian pengisian indeks zakat nasional tahun 2024 juga mengalami lonjakan. Partisipasi anggota BAZNAS yang mengisi IZN sudah mencapai 70 persen dari 700 lembaga zakat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia," ujarnya.
Ia menambahkan bahwa dari 700 lembaga zakat, sebanyak 422 telah melakukan penginputan data. "Alhamdulillah, ada peningkatan. Ini sangat penting untuk mendiagnosa lembaga zakat. Artinya, kita ini lembaga yang hidup, dinamis, dan akan terus dinilai," tambahnya.
BERITA14/03/2025 | Penulis : Natasya Aurel | Editor : Nov
Ketua BAZNAS RI Dampingi Wapres Gibran Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bekasi
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mendampingi Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka turun langusung untuk meninjau sekaligus menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir di Pondok Gede Permai, Bekasi, Jawa Barat.
Kiai Noor dan Wapres Gibran melihat langsung kondisi rumah warga yang terdampak banjir, sekalipun kondisi jalanan yang penuh dengan lumpur dari sisa bencana banjir.
Kiai Noor menegaskan komitmen BAZNAS untuk terus bersinergi dengan pemerintah dalam membantu masyarakat terdampak banjir di Jabodetabek.
"BAZNAS hadir untuk meringankan beban saudara-saudara kita yang mengalami musibah. Kami memastikan bahwa bantuan ini tepat sasaran dan dapat membantu kebutuhan mendesak warga," ujar Kiai Noor.
Bantuan yang diberikan mencakup Hidangan Berkah Ramadhan untuk sahur dan berbuka puasa, guna mendukung korban banjir tetap menjalankan ibadah di tengah kondisi sulit.
"Tadi pagi, alhamdulillah, BAZNAS telah menyalurkan 2.200 porsi Hidangan Berkah Ramadhan untuk sahur bagi korban banjir di beberapa wilayah Jakarta, seperti Pengadegan, Binawan, Jatinegara, Manggarai, Kebon Pala, dan Kebon Manggis. Kami juga telah menyiapkan hidangan untuk berbuka," ungkapnya.
Selain itu, BAZNAS sejak awal bencana telah bergerak cepat dengan melakukan evakuasi warga, layanan kesehatan gratis, pembagian multivitamin, hygiene kit, serta penyediaan dapur air bersih.
Bantuan ini diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan warga, mengingat banjir seringkali memicu berbagai penyakit.
Kiai Noor menegaskan bahwa BAZNAS akan terus berperan aktif dalam aksi kemanusiaan untuk membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia juga mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam aksi solidaritas dengan berdonasi melalui BAZNAS.
"Kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama membantu saudara kita yang tengah mengalami kesulitan. Setiap kontribusi yang diberikan akan sangat berarti bagi mereka. Semoga banjir ini segera surut," ujarnya.
BERITA12/03/2025 | Penulis : Nadia Nur Fadilah | Editor : Ayu
BAZNAS Dukung Pemberdayaan Pengrajin Tenun di Ende, NTT
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
AR-SA
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:Arial;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Di Desa Roworena Barat, Kecamatan Ende Utara, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, ibu-ibu pengrajin tenun tradisional terus menunjukkan semangat berkarya di bulan Ramadhan. Dengan penuh ketelitian, mereka mengolah benang menjadi kain tenun khas daerah yang memiliki nilai budaya dan ekonomi tinggi.
Kegiatan menenun ini dilakukan secara berkelompok di ruang terbuka. Prosesnya dimulai dari mengikat benang, menciptakan pola, hingga menyulam untuk menghasilkan kain berkualitas. Setiap helai benang yang dirangkai mencerminkan ketekunan dan keterampilan yang telah diwariskan turun-temurun.
Program Zakat Community Development (ZCD) BAZNAS hadir untuk mendukung kelompok pengrajin ini dengan memberikan pendampingan dan penguatan ekonomi berbasis komunitas. Melalui program ini, BAZNAS berupaya meningkatkan kesejahteraan mustahik dengan membuka peluang usaha yang berkelanjutan.
Dengan adanya dukungan dari BAZNAS, ibu-ibu pengrajin tenun di Ende dapat terus berkarya dan meningkatkan taraf hidup mereka. Kegiatan ini tidak hanya menjadi bagian dari ibadah di bulan Ramadhan, tetapi juga upaya nyata dalam melestarikan warisan budaya serta memperkuat ekonomi umat.
BERITA11/03/2025 | Penulis : Izar | Editor : YMK
BAZNAS Operasionalkan Dapur Sehat Ramadhan di Lokasi Pengungsian Banjir Jabodetabek
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengoperasionalkan Dapur Sehat Ramadhan untuk membantu para penyintas banjir di wilayah DKI Jakarta dan Jawa Barat. Melalui dapur umum yang didirikan di pos pengungsian GOR Pengadegan, Jakarta Selatan, BAZNAS mendistribusikan sebanyak 700 paket Hidangan Berkah Ramadhan sebagai makanan berbuka bagi warga terdampak. Selain itu, BAZNAS juga membuka dapur air dan menyalurkan 2.000 paket makanan ZChicken serta ZFood bagi penyintas di berbagai lokasi pengungsian, termasuk di Jakarta Timur, Jakarta Selatan, dan Kota Bekasi. Langkah ini dilakukan sebagai bagian dari upaya tanggap darurat guna memastikan kebutuhan pangan warga yang masih berada di pengungsian tetap terpenuhi. Meskipun banjir telah surut, banyak warga yang belum bisa kembali ke rumah akibat endapan lumpur dan sampah yang masih menutupi permukiman mereka. Saat ini, mereka masih disibukkan dengan kegiatan pembersihan rumah dan lingkungan sekitar. BAZNAS berharap pendistribusian Hidangan Berkah Ramadhan ini dapat memberikan asupan gizi yang layak bagi para penyintas selama bulan suci Ramadhan. #cahayazakat #DapurSehatRamadhan #BankMakanan #kemanusiaan #BAZNAS
BERITA10/03/2025 | Penulis : Nova | Editor : Nov
Ayu, Alumni Beasiswa BAZNAS: Wirausahawan Muda di Bidang Pertanian
Berangkat dari semangat untuk berwirausaha dan memanfaatkan ilmu yang diperoleh selama kuliah, Ayu Biakhlaqir Rossa, S.Si., seorang alumni Beasiswa Cendekia BAZNAS tahun 2018, telah sukses menjadi wirausahawan muda di bidang pertanian, khususnya budidaya tanaman hortikultura di Kota Gresik, Jawa Timur.Ayu, lulusan S1 Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Brawijaya Malang, memulai perjalanan usahanya sejak tahun 2018. Berkat dukungan Beasiswa Cendekia BAZNAS, ia memperoleh inspirasi bahwa menghasilkan pendapatan tidak selalu harus dengan mencari pekerjaan, tetapi juga dengan menciptakan lapangan kerja. Dengan pemikiran ini, Ayu merintis usaha budidaya tanaman hortikultura yang kini berkembang pesat.Dengan kerja keras dan dedikasi, Ayu kini berhasil memperluas usahanya, tidak hanya dari segi pemasaran tetapi juga dalam hal jenis tanaman yang dibudidayakan. Usaha yang dimulainya seorang diri kini telah mampu membuka lapangan pekerjaan bagi beberapa orang di sekitarnya. Ayu mengakui bahwa keberhasilannya ini tidak lepas dari peran BAZNAS, yang telah membekalinya dengan pelatihan etos kerja, kedisiplinan, dan mental yang kuat selama masa pembinaan kepemimpinan dalam program beasiswa tersebut.Melalui dedikasi dan kerja kerasnya, Ayu terus berupaya mengembangkan usaha pertaniannya dengan menciptakan inovasi baru di bidang hortikultura. Ia berharap bahwa kisahnya dapat menginspirasi generasi muda untuk berani mengambil peluang di dunia wirausaha, terutama di sektor pertanian yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan.Dengan semangat yang tinggi, Ayu menegaskan bahwa setiap risiko dalam usaha adalah tantangan yang harus dihadapi untuk mencapai tingkat yang lebih tinggi. “Kesempatan yang sama tidak akan datang dua kali, maka kita harus selalu siap menghadapi tantangan baru dan berinovasi,” pungkasnya.Sebagai lembaga yang berkomitmen dalam meningkatkan kesejahteraan umat, BAZNAS terus mendukung dan memberikan kontribusi nyata dalam mencetak generasi muda yang mandiri dan berdaya saing. Kisah sukses Ayu merupakan salah satu bukti nyata bagaimana zakat dapat mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik, dari seorang penerima manfaat menjadi seorang pemberi manfaat bagi masyarakat luas.Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) adalah lembaga resmi yang bertugas mengelola zakat secara nasional di Indonesia. BAZNAS berkomitmen untuk menyejahterakan umat melalui berbagai program, termasuk Beasiswa Cendekia BAZNAS yang bertujuan mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing.#CAHAYAZAKAT #KEAJAIBANMUSTAHIKDANMUZAKI #BAZNASINDONESIA #PilihanPertamaPembayarZakat #LembagaUtamaMenyejahterakanUmat
BERITA10/03/2025 | Penulis : Harits Hibatullah Sudrajat | Editor : Nov
Pendamping dan Peternak BTU Ciamis Terima Bantuan Domba dari BAZNAS Kabupaten Ciamis
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Ciamis memberikan lima ekor domba kepada pendamping dan juga ketua dan anggota kelompok Kokoh Barokah sebagai bagian dari pengadaan hewan ternak dalam rangka persiapan kurban.BAZNAS Kabupaten Ciamis berharap program ini dapat membantu dan bermanfaat sebagai modal usaha untuk mendukung perkembangan Program Balai Ternak Unggas (BTU) BAZNAS Ciamis, Jawa Barat, khususnya bagi Kelompok Kokok Barokah.Selain itu, menjadi bukti sinergitas BAZNAS Kabupaten Ciamis dengan kelompok peternak di Jawa Barat.Ketua Kelompok Kokok Barokah menyampaikan rasa syukur serta terima kasih kepada BAZNAS Kabupaten Ciamis atas bantuan yang diberikan."Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dan berterima kasih atas bantuan domba ini. Semoga ternak ini membawa keberkahan bagi kelompok kami, dan BAZNAS semakin maju serta terus memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya. Dengan adanya bantuan ini, diharapkan kelompok peternak dapat semakin berkembang dan berkontribusi dalam penyediaan hewan kurban yang berkualitas bagi masyarakat.
BERITA06/03/2025 | Penulis : Nova | Editor : Ayu
Bertajuk Cahaya Zakat, BAZNAS Gelar Tarhib Ramadan Bersama 1000 Teman Tuli
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
AR-SA
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:Arial;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menyelenggarakan Tarhib Ramadhan 1446 H dengan tajuk “Cahaya Zakat: Memberikan Keajaiban Muzaki dan Mustahik” di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, baru-baru ini.
Acara ini diikuti oleh 1000 peserta teman tuli dan teman dengar dari seluruh Indonesia, serta dihadiri secara daring oleh Pimpinan dan Amil BAZNAS dari berbagai daerah. Selain itu, para pengajar Al-Qur'an Isyarat binaan BAZNAS juga turut serta dalam kegiatan ini.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., menyampaikan bahwa BAZNAS sangat bersemangat menyambut bulan Ramadan, yang merupakan bulan penuh ampunan. Dalam kesempatan ini, BAZNAS mengajak seluruh umat untuk berlomba-lomba dalam kebaikan.
“Tema tahun ini kita mengangkat Cahaya Zakat, cahaya ini adalah cahaya Allah SWT yang akan menembus ke seluruh hamba-hamba-Nya, terutama manusia. Dengan mengikuti Tarhib ini, semoga Allah SWT memberikan nikmat kepada kita semua dan kita semua dapat menembus cahaya,” ujar Kiai Noor.
Ia menambahkan bahwa inklusi zakat ibarat cahaya yang mampu menerangi dan memberikan penerangan bagi muzaki serta mustahik.
Lebih lanjut, Kiai Noor berharap Cahaya Zakat dapat menjadi sinar yang menerangi kehidupan umat manusia.
“Dengan tarhib ini, jangan ada orang yang merasa gelap, jangan ada orang yang merasa tertutup kesempatannya, dan tidak merasakan kesempatan. Usaha kita untuk semua, termasuk penyandang disabilitas, kita upayakan dengan Cahaya Zakat dari masyarakat untuk masyarakat,” ucapnya.
Kiai Noor juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam menyelenggarakan acara ini serta berupaya menghadirkan teman tuli guna menyukseskan acara dan memberikan motivasi besar bagi masyarakat.
Tarhib Ramadan 1446 H ini juga dirangkaikan dengan peluncuran buku “Cahaya Zakat: Keajaiban Muzaki dan Mustahik” karya Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., pengenalan dan pembacaan Al-Qur'an Isyarat, serta laporan terkini terkait pengemasan bantuan BAZNAS untuk Palestina yang bekerja sama dengan Shuna'u Al-Hayah/Life Makers Foundation di Mesir.
Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua BAZNAS RI Mokhamad Mahdum, SE, MIDEc, Ak, CA, CPA, CWM.; Pimpinan Bidang Pengumpulan H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag, M.Si, CFRM.; Pimpinan Bidang SDM, Keuangan & Umum Kolonel (Purn) Drs. Nur Chamdani; Pimpinan Bidang Pendistribusian & Pendayagunaan Saidah Sakwan, MA.; Pimpinan Bidang Perencanaan, Kajian, dan Pengembangan Prof. (H.C.) Dr. Zainulbahar Noor, SE, M.Ec.; Deputi 2 Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Dr. H. M. Imdadun Rahmat, M.Si.; Sekretaris Utama H. Subhan Cholid, Lc., MA., serta Pimpinan BAZNAS Provinsi/Kabupaten/Kota se-Indonesia yang hadir secara daring.
BERITA02/03/2025 | Penulis : Anita Dwi Zulyatin | Editor : MAS
Teknik Siam Runtai, Rahasia Sukses Petani Binaan BAZNAS di Barito Kuala
Petani binaan BAZNAS di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan, berhasil membuktikan efektivitas teknik tradisional dalam bercocok tanam di lahan pasang surut. Salah satu petani, Dayah dari Desa Anjir Pasar Kota II, bersama puluhan petani lainnya, menanam padi varietas lokal Siam Runtai dengan metode khas yang diwariskan turun-temurun. Teknik ini terbukti mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan di daerah tersebut.Keberhasilan panen yang melimpah ini menjadi bukti bahwa pendekatan tradisional tetap relevan dan efektif dalam menghadapi tantangan pertanian di daerah pasang surut.Peran BAZNAS dalam mendukung petani setempat sangat penting, terutama dalam memberikan pendampingan dan fasilitas bagi petani agar dapat mengelola lahan dengan lebih optimal. Dengan adanya bimbingan tersebut, para petani tidak hanya berhasil menjaga tradisi pertanian lokal, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan mereka melalui hasil panen yang lebih baik.Keberhasilan petani binaan BAZNAS ini menjadi inspirasi bagi daerah lain yang menghadapi kondisi pertanian serupa. Teknik tradisional yang telah terbukti efektif ini dapat menjadi solusi berkelanjutan dalam memperkuat ketahanan pangan, terutama bagi masyarakat yang mengandalkan lahan pasang surut sebagai sumber penghidupan utama.
BERITA02/03/2025 | Penulis : YASYFA | Editor : MAS
BAZNAS RI Salurkan Bantuan Paket Pangan Ramadhan KSrelief untuk Pemulung
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
AR-SA
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:Arial;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI mendistribusikan paket bantuan pangan Ramadhan dari King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre (KSrelief) kepada masyarakat kurang mampu di Kampung Pemulung, Pondok Labu, Cilandak, Jakarta Selatan, bberapa waktu lalu.
Pada Ramadhan tahun ini, KSrelief mengalokasikan 7.911 paket bantuan pangan yang disalurkan oleh BAZNAS ke empat provinsi, yakni Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Jawa Tengah.
Bantuan ini berisi kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, mi instan, kecap manis, saus, garam, sarden, dan gula.
Ketua BAZNAS RI, Prof. Dr. KH. Noor Achmad, MA., mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya terhadap kerja sama yang telah terjalin antara BAZNAS dan KSrelief.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada KSrelief atas kepeduliannya kepada masyarakat Indonesia. Bantuan ini sangat berarti, terutama di bulan Ramadhan, ketika kebutuhan pangan meningkat. Kami di BAZNAS berkomitmen untuk mendistribusikan bantuan ini secara tepat sasaran, salah satunya bagi warga Kampung Pemulung di Pondok Labu, Cilandak," ujar dia.
Kiai Noor menjelaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bagian dari program kemanusiaan BAZNAS yang terus menggandeng berbagai mitra, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
"Bantuan dari KSrelief ini menjadi wujud nyata solidaritas internasional dalam membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama di bulan Ramadhan. BAZNAS berkomitmen untuk terus menjadi jembatan kebaikan antara para donatur dan masyarakat penerima manfaat," ujar Kiai Noor.
Ia juga menegaskan bahwa dengan dukungan dari mitra seperti KSrelief, BAZNAS semakin optimis dalam menjalankan misinya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan.
"Dengan adanya dukungan dari mitra seperti KSrelief, BAZNAS semakin optimis dalam menjalankan misinya untuk membantu masyarakat yang membutuhkan," kata dia.
Kiai Noor turut mengajak masyarakat yang memiliki rezeki lebih untuk ikut berbagi dengan mereka yang kurang beruntung.
"Langkah kemanusiaan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak pihak untuk ikut serta dalam aksi-aksi sosial yang membawa manfaat nyata bagi masyarakat," ucap Kiai Noor.
Ia juga berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga Kampung Pemulung Pondok Labu dalam menyambut Bulan Suci.
"Bersama-sama, kita bisa meringankan beban mereka yang membutuhkan. Mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi warga Kampung Pemulung di Pondok Labu dalam menghadapi Bulan Suci Ramadhan," ujar dia.
Masyarakat penerima manfaat di Kampung Pemulung Pondok Labu menyambut baik bantuan tersebut. Salah satunya, Inem (60), seorang penjual keripik singkong, yang mengungkapkan rasa syukurnya setelah menerima paket sembako.
"Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama untuk persiapan sahur dan buka puasa Ramadhan nanti," ujar Inem.
Ia juga menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Raja Salman dan BAZNAS atas bantuan yang diterimanya.
"Terima kasih kepada Raja Salman dan BAZNAS, semoga bantuan ini membawa berkah untuk semua," ucap dia.
King Salman Humanitarian Aid & Relief Centre (KSrelief) adalah lembaga bantuan kemanusiaan yang didirikan oleh Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud. Sejak berdiri, KSrelief telah menyalurkan berbagai bentuk bantuan kemanusiaan kepada umat Muslim di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia.
BERITA24/02/2025 | Penulis : Amat Setiawan | Editor : YMK
Zmart BAZNAS Cetak Saudagar Mandiri, Kini Berbagi Lewat Infak
Para Saudagar Zmart binaan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menunjukkan perkembangan yang luar biasa. Baru-baru ini, kelompok Saudagar Zmart bersama pendamping program menyerahkan infaq sebesar Rp900.000 melalui BAZNAS Kabupaten Bandung. Capaian ini menandai transformasi mereka dari mustahik (penerima zakat) menjadi munfik (pemberi infak), sebuah bukti keberhasilan program pemberdayaan ekonomi umat.Pendamping program menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan agar Saudagar Zmart terbiasa berinfaq dan bersedekah, sehingga keberkahan usaha mereka semakin bertambah. “Kami terus memotivasi para saudagar untuk saling bekerja sama dan mengoptimalkan pendampingan, agar manfaat program Zmart semakin luas,” ujar pendamping.Selain itu, dalam kegiatan ini juga disosialisasikan 10 program prioritas BAZNAS, dengan harapan para Saudagar Zmart dapat menjadi duta zakat di daerah mereka. Keberhasilan ini menunjukkan bahwa zakat yang dikelola dengan baik tidak hanya membantu mustahik bertahan, tetapi juga mendorong mereka untuk memberi manfaat bagi sesama.
BERITA18/02/2025 | Penulis : Fikri | Editor : YMK
Capai Omzet Rp15 Juta, BAZNAS Dukung Ekspansi Usaha ZMart Susi di Kaltara
Melalui program ZMart, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil membantu Susi Wijayati, seorang penerima manfaat dari Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara (Kaltara), dalam memperluas usahanya. Dengan dukungan ini, warung milik Susi kini mampu meraih omzet hingga Rp15 juta per bulan.Program ZMart merupakan inisiatif pemberdayaan ekonomi yang berfokus pada pengembangan warung atau toko milik mustahik berskala mikro dan kecil. Tujuan utama dari program ini adalah meningkatkan daya saing warung tradisional agar tetap berkembang di tengah persaingan dengan ritel modern serta membantu mengurangi kemiskinan di wilayah perkotaan.Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, MA., menegaskan bahwa BAZNAS terus berupaya mewujudkan kesejahteraan umat dengan mendukung para mustahik yang menjalankan usaha mikro agar lebih mandiri secara ekonomi."Bantuan ini adalah amanah yang dipercayakan para muzaki di seluruh Indonesia kepada BAZNAS, sehingga kami berkomitmen terus memperkuat ekonomi umat, khususnya dengan memberikan dukungan kepada para mustahik agar mampu berdaya secara ekonomi, serta meningkatkan taraf hidup dan kemandirian mereka," ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, baru-baru ini.Ia juga mengapresiasi semangat Susi yang menunjukkan tekad kuat dalam mengembangkan usahanya. Menurutnya, kesuksesan warung ini tidak hanya berdampak pada perekonomian keluarga Susi, tetapi juga membantu menggerakkan roda ekonomi di lingkungan sekitarnya."Bermula dari usaha kecil dengan modal seadanya dan bantuan dari BAZNAS, kini ia berhasil mendapatkan omzet hingga belasan juta. Ini juga merupakan bukti nyata bahwa program pemberdayaan yang dilakukan BAZNAS mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ucap Saidah.Sejak menerima bantuan dari program ZMart, pendapatan warung Susi mengalami lonjakan signifikan. Semula, omzet warungnya hanya sekitar Rp200.000 per hari, namun kini meningkat menjadi rata-rata Rp650.000 per hari, sehingga dalam sebulan dapat mencapai Rp12.500.000 hingga Rp15.000.000."Alhamdulillah peningkatan omzet ini tentu tak lepas dari peran BAZNAS yang telah banyak berjasa pada perkembangan usaha saya," ucap Susi.Tak hanya menjual sembako, Susi juga berhasil memperluas usahanya dengan menambahkan produk sayur segar. Ia mengakui bahwa keberhasilannya tidak terlepas dari pendampingan intensif yang diberikan oleh tim BAZNAS."Saya selalu diberikan arahan oleh tim dari BAZNAS untuk tetap semangat dan konsisten dalam menjalankan usaha warung ini. Perlahan tapi pasti, saya berhasil mengelola warung dengan baik," ujar dia.Berlokasi di Jalan Cendana, Kecamatan Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Kaltara, warung Susi menjadi bukti nyata kontribusi BAZNAS dalam mendukung pengembangan usaha mikro. Sejak mendapatkan bantuan, usahanya terus mengalami pertumbuhan yang signifikan, mencerminkan keberhasilan program ZMart dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
BERITA17/02/2025 | Penulis : Amat Setiawan | Editor : YMK
BAZNAS dan Nanobank Syariah Salurkan 480 Paket Logistik Keluarga Jelang Ramadhan
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
AR-SA
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:Arial;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Menjelang Bulan Suci Ramadhan, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) bekerja sama dengan PT Bank Nano Syariah (Nanobank Syariah) telah menyalurkan 480 Paket Logistik Keluarga kepada para mustahik di Jakarta, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Lebak, dan Kota Bogor.
Paket bantuan ini terdiri dari berbagai kebutuhan pokok seperti beras, minyak, gula, susu, dan sarden. Bantuan ini berasal dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang dihimpun Nanobank Syariah selama periode Januari hingga Desember 2024, dengan total donasi mencapai Rp120.204.518.
Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan MA, mengapresiasi inisiatif Nanobank Syariah dalam mendukung kesejahteraan umat melalui penghimpunan ZIS.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Nano Bank Syariah atas partisipasinya dalam mendukung penghimpunan ZIS melalui BAZNAS," ujar Saidah dalam keterangan tertulis di Jakarta, baru baru ini.
Lebih lanjut, Saidah menegaskan bahwa BAZNAS berkomitmen untuk terus membantu pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan kesejahteraan, terutama menjelang Ramadhan.
"Paket Logistik Keluarga merupakan intervensi jangka pendek BAZNAS sebagai upaya menguatkan akses pangan para keluarga miskin dan kelompok rentan yang terdampak secara ekonomi," ucapnya.
Ia juga berharap bantuan ini dapat meringankan kebutuhan pokok para mustahik serta mengajak masyarakat untuk berkontribusi dalam program-program BAZNAS demi mewujudkan kesejahteraan sosial yang merata.
"Tentunya kami juga berharap kolaborasi BAZNAS dan Nano Bank Syariah dapat terus berkembang, serta memberikan dampak positif yang lebih luas serta manfaat yang lebih banyak," kata Saidah.
Di sisi lain, Direktur Utama Nanobank Syariah, Halim, turut mengucapkan terima kasih kepada BAZNAS atas kerja sama yang telah terjalin dalam penyaluran dana ZIS.
"Kami sangat berterima kasih, tentunya ke depan kami juga berharap kerja sama ini terus terjalin melalui berbagai program unggulan BAZNAS lainnya. Ini merupakan wujud nyata dari semangat Alirkan Kebaikan yang terus digaungkan Nanobank Syariah. Semoga bantuan yang diberikan mampu memberikan manfaat bagi para mustahik menjelang Ramadhan ini," ujarnya.
BERITA16/02/2025 | Penulis : Amat Setiawan | Editor : MAS
Z-Auto BPVP BAZNAS di Kendari Cetak Mekanik Profesional dengan Teknologi Modern
Normal
0
false
false
false
EN-US
X-NONE
AR-SA
/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:"Table Normal";
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:"";
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin-top:0cm;
mso-para-margin-right:0cm;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0cm;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:"Calibri","sans-serif";
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:Arial;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}
Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) terus berupaya meningkatkan kesejahteraan mustahik melalui program pemberdayaan di berbagai sektor, salah satunya di bidang otomotif. Bekerja sama dengan Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Kendari, BAZNAS menghadirkan program pelatihan Z-Auto yang bertujuan mencetak mekanik unggul berbasis teknologi terkini.
Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan disiplin kerja dan keterampilan otomotif modern, termasuk pemahaman tentang kelistrikan motor matic serta penggunaan alat scanner digital untuk diagnosis kendaraan yang lebih akurat. Dengan kombinasi ilmu teori dan praktik langsung, para peserta dipersiapkan agar mampu bersaing di dunia otomotif yang semakin berkembang pesat.
BERITA14/02/2025 | Penulis : Amat Setiawan | Editor : YMK

Info Rekening Zakat
Mari tunaikan zakat Anda dengan mentransfer ke rekening zakat.
BAZNAS
Info Rekening Zakat
