WhatsApp Icon
Semarak HUT RI di Baznas Karawang

Karawang - Dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang menggelar perlombaan.

Berbeda dengan kegiatan lomba Agustusan yang biasa digelar masyarakat pada umumnya, Baznas Karawang memilih kegiatan lomba yang lebih edukatif, diantaranya, lomba cerdas cermat agama, dai zakat, azan, serta Tahfiz Qur'an juz 30.

Tak kurang dari 80 peserta turut memeriahkan kegiatan tersebut. Ketua Baznas Kabupaten Karawang Drs. H. Karmin mengungkapkan, kegiatan tersebut digelar selain sebagai sarana memeriahkan HUT RI, juga dalam rangka menggali potensi generasi muda dalam bidang keagamaan. "Khususnya untuk anak-anak usia SD/MI dan SMP/MTs," katanya, Senin (17/08/2026).

Dikatakannya, kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan Baznas Karawang. "Sebelumnya kegiatan lomba Agustusan dilakukan hanya untuk internal amilin dan amilat (pegawai) saja. Tapi sekarang diperluas untuk masyarakat luas. Dalam rangka syiar zakat juga, biar semakin membumi," imbuhnya.

Sebelumnya, panitia membuka pendaftaran melalui link yang disebar secara online. Sementara, para juri profesional dihadirkan dari luar Baznas. Sehingga pelaksanaan kegiatan menjadi lebih fair. (hms)

Juara cerdas cermat:

1.  MT BAITUROHIM

2.  MI BAHRUL ULUM

3.  SDIT HARAPAN UMMAH

Juara lomba dai zakat:

1.  SAIDAH NAYLA ADHA

2.  SYAFRINA RAMBU BASAI

3.  NURUL AISYAH

Juara lomba azan:

1.  MUHAMMAD ALBI MUDZAKIR

2.  MUHAMMAD REZA FAHLEVI

3.  MOCH. HAIKAL BARAGRAPHIA 

Juara tahfidz juz 30:

1.  EMILY CHANDRA RENATA

2.  MAZZAYA MAUZUYAH MIRZEIN

3.  AMIRAH NUR SALSABILA

18/08/2026 | Kontributor: HMS
Deklarasi Pesantren dan Madrasah Ramah Anak

Wakil Ketua IV Bidang SDM BAZNAS Kabupaten Karawang, Bapak Ahmad Taufiq Hidayat, 

menghadiri kegiatan Deklarasi Pesantren dan Madrasah Ramah Anak yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Karawang.

Kegiatan ini menjadi wujud komitmen bersama dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, serta bebas dari segala bentuk kekerasan terhadap anak di lingkungan pesantren dan madrasah.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakil Bupati Karawang, unsur Forkopimda Kabupaten Karawang, jajaran Kementerian Agama, para pimpinan pondok pesantren, kepala madrasah, tokoh agama, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Semoga melalui deklarasi ini, terwujud ekosistem pendidikan yang semakin ramah anak, berakhlak mulia, dan mampu melahirkan generasi yang unggul serta berkarakter.

04/08/2026 | Kontributor: HMS
BAZNAS Karawang Gelar Rakor Pembentukan Pokja dan Jalur Evakuasi Kampung Tanggap Bencana di Mekarbuana

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Karawang melalui relawan BAZNAS Tanggap Bencana (BTB) menggelar rapat koordinasi (rakor) pembentukan Kelompok Kerja (Pokja), penetapan jalur evakuasi, serta persiapan sosialisasi Kampung Tanggap Bencana.

Kegiatan tersebut berlangsung di Kantor Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru, Kabupaten Karawang, dan dipimpin oleh H. Asep Abdullah Syafe’i, A.Md. Rakor dihadiri langsung Kepala Desa Mekarbuana Jaji Maryono, SP., MM., beserta jajaran perangkat desa.

Turut hadir Kepala Unit Basarnas Karawang Sigit Haryanto serta perwakilan ,dan Perwakilan sari BPBD Kabupaten Karawang Bagas, serta Ketua Karang taruna Desa Mekarbuana dan jajaran.

Rakor tersebut menjadi bagian dari persiapan pelaksanaan kegiatan Kampung Tanggap Bencana yang dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 6 Agustus hingga Jumat, 7 Agustus 2026, dengan lokasi kegiatan di Desa Mekarbuana, Kecamatan Tegalwaru.

Dalam kegiatan tersebut, pembentukan Pokja diharapkan dapat memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi bencana. Selain itu, penetapan jalur evakuasi menjadi salah satu langkah penting untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat apabila terjadi kondisi darurat.

Pembina BTB BAZNAS Karawang, H. Asep Abdullah Syafe’i, A.Md., menegaskan bahwa Kampung Tanggap Bencana merupakan upaya bersama untuk membangun kesiapsiagaan masyarakat dari tingkat desa.

“Melalui pembentukan Pokja dan penetapan jalur evakuasi ini, kami berharap masyarakat Desa Mekarbuana memiliki kesiapan yang lebih baik dalam menghadapi potensi bencana. Penanggulangan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah atau lembaga tertentu, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan yang akan dilaksanakan pada 6-7 Agustus 2026 tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan sosialisasi semata, tetapi dapat membangun sistem kesiapsiagaan yang berkelanjutan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Kepala Desa Mekarbuana Jaji Maryono, SP., MM., menyambut baik pelaksanaan program Kampung Tanggap Bencana di wilayahnya.

“Kami menyambut baik program ini karena Desa Mekarbuana memiliki wilayah yang membutuhkan kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi bencana. Kami bersama perangkat desa siap mendukung dan berkolaborasi agar program ini dapat berjalan dengan baik serta memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.

Ia berharap masyarakat dapat berperan aktif dalam setiap tahapan kegiatan, khususnya dalam memahami jalur evakuasi dan langkah-langkah yang harus dilakukan ketika terjadi bencana.

Kepala Unit BASARNAS Karawang, Sigit Haryanto, menyampaikan bahwa kesiapsiagaan masyarakat merupakan salah satu faktor penting dalam upaya penanganan bencana.

“Masyarakat perlu memiliki pengetahuan dan pemahaman mengenai apa yang harus dilakukan ketika terjadi bencana. Dengan adanya jalur evakuasi yang jelas dan kelompok kerja yang aktif, diharapkan proses evakuasi dapat dilakukan secara lebih cepat, tertib, dan terkoordinasi,” ungkapnya.

Menurutnya, sinergi antara pemerintah desa, relawan, masyarakat, serta unsur penanggulangan bencana sangat diperlukan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.

Sementara itu, perwakilan BPBD Karawang, Bagas, menekankan pentingnya membangun budaya kesiapsiagaan bencana di lingkungan masyarakat.

“Kegiatan Kampung Tanggap Bencana ini menjadi momentum untuk meningkatkan pemahaman dan kesiapsiagaan masyarakat. Kami berharap pembentukan Pokja dan penetapan jalur evakuasi dapat benar-benar diterapkan dan dipahami oleh warga, sehingga ketika terjadi bencana masyarakat tidak panik dan mengetahui langkah yang harus dilakukan,” tuturnya.

Melalui kegiatan tersebut, seluruh pihak yang terlibat diharapkan dapat memperkuat koordinasi dan membangun sistem penanggulangan bencana berbasis masyarakat. Desa Mekarbuana diharapkan mampu menjadi lingkungan yang lebih tangguh, mandiri, dan sigap dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

Pelaksanaan Kampung Tanggap Bencana pada 6-7 Agustus 2026 nantinya akan menjadi bagian penting dalam meningkatkan kapasitas masyarakat sekaligus memperkuat kolaborasi antara relawan, pemerintah desa, dan lembaga terkait dalam upaya mitigasi serta penanggulangan bencana di wilayah Kecamatan Tegalwaru.

Sumber : https://insightjabarnusantara.com/

31/07/2026 | Kontributor: HMS
BAZNAS RI Raih Top Brand Award 2026 Tegaskan Tingkat Kepercayaan Masyarakat terhadap Pengelolaan Zakat

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI berhasil meraih nilai Top Brand Index tertinggi sebesar 43 persen sekaligus mempertahankan penghargaan Top Brand Award 2026 kategori zakat dan charity untuk kelima kalinya secara berturut-turut sejak 2022.

Penghargaan prestisius yang menegaskan posisi BAZNAS RI sebagai lembaga pengelola zakat tepercaya tersebut diserahkan langsung pada malam apresiasi di Hotel Mulia Senayan, Jakarta, Rabu (29/7/2026).

Capaian ini menegaskan tingkat kepercayaan masyarakat terhadap BAZNAS sebagai lembaga Negara Non Struktural dalam pengelolaan zakat, infak, sedekah, CSR dan Dana Soasial keagamaan lainnya yang transparan, amanah dan akuntabel.

Pimpinan BAZNAS RI Bidang Pengumpulan, Dr. H. Rizaludin Kurniawan, S.Ag., M.Si., CFRM, yang hadir menerima penghargaan tersebut menyampaikan bahwa capaian luar biasa ini merupakan buah dari kerja keras seluruh pimpinan, amil, hingga relawan BAZNAS di seluruh Indonesia.

"Tentu ini adalah berkah rahmat Allah atas ikhtiar, kerja keras, harapan dan doa seluruh amilin, amilat , para relawan, dan tentunya para pimpinan BAZNAS yang telah bahu-membahu melakukan ikhtiar nyata, menjadikan zakat berdampak bukan hanya di dunia saja, tetapi juga insya Allah berdampak di akhirat untuk para donaturnya," jelas Rizaludin usai acara penghargaan.

Dalam kesempatan tersebut, Rizaludin memberikan apresiasi kepada para muzaki, donatur, dan munfik yang telah mengamanahkan dana kebajikan mereka untuk disalurkan secara berdampak kepada masyarakat yang membutuhkan melalui BAZNAS.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh mustahik yang terus berjuang meningkatkan taraf hidupnya, serta para mitra strategis yang konsisten berkolaborasi demi menghadirkan kemanfaatan yang lebih luas.

"Jadi ini sebuah kebanggaan karena masyarakat Indonesia memilih BAZNAS sebagai Top Brand untuk menyalurkan zakat dan amalnya," tuturnya.

Sementara itu, CEO Frontier sekaligus Founder Top Brand Award, Handi Irawan D., memberikan apresiasi tinggi kepada BAZNAS RI yang berhasil mempertahankan penghargaan Top Brand Award untuk kelima kalinya.

Capaian berkelanjutan tersebut dinilai membuktikan bahwa kanal crowdfunding milik BAZNAS  sangat populer serta memiliki basis loyalitas publik yang amat besar.

"Harapan saya tentunya penghargaan ini terus memicu motivasi, inspirasi seluruh manajemen untuk kerja keras dan kerja cerdas untuk meningkatkan kualitas pelayanannya, sekaligus juga meningkatkan relasi dengan semua pelanggannya agar terus-menerus BAZNAS mampu mempertahankan Top Brand di masa-masa mendatang," ujar Handi Irawan D.

31/07/2026 | Kontributor: HMS
Rapat Optimalisasi ZIS ASN Pemkab Karawang bersama seluruh kepala OPD dan Camat se Kab. Karawang

Ketua BAZNAS Karawang bersama Wakil Ketua II Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan Senin, 06 Juli 2026 menghadiri rapat Optimalisasi Pengumpulan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) ASN Pemerintah Kabupaten Karawang yang diikuti oleh seluruh Kepala OPD dan Camat se-Kabupaten Karawang.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Karawang dan BAZNAS Karawang dalam mengoptimalkan penghimpunan ZIS ASN agar semakin memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat yang membutuhkan.

Semoga melalui kolaborasi dan komitmen bersama, pengelolaan ZIS di Kabupaten Karawang semakin optimal, amanah, transparan, serta mampu menghadirkan program-program yang berdampak seluas-luasnya bagi kesejahteraan umat.

BAZNAS Karawang – Amanah Mengelola, Berkah Memberdayakan.

 

06/07/2026 | Kontributor: HMS

Berita Terbaru

Baznas Karawang Gelar Rapat Koordinasi
Baznas Karawang Gelar Rapat Koordinasi
BAZNAS KARAWANG - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang menggelar rapat koordinasi dengan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Kecamatan se-Kabupaten Karawang, Selasa (7/3).Ketua Baznas Kabupaten Karawang Drs H Karmin mengatakan, rapat koordinasi dilakukan dalam rangka meningkatkan penghimpunan dan pendayagunaan, sehingga hasilnya bisa dirasakan masyarakat Karawang. Termasuk turut membantu pemerintah daerah dalam rangka menurunkan angka kemiskinan.Dikatakannya, dengan berbagai problematika yang ada, pihaknya perlu melakukan koordinasi dengan UPZ-UPZ dalam rangka mengkonsolidasikan program-program Baznas Kabupaten Karawang.Dikatakannya juga, untuk meningkatkan penghimpunan di kalangan ASN, instansi pemerintah, badan usaha milik daerah, serta perusahaan swasta, Bupati Karawang telah mengeluarkan surat edaran agar melakukan pembayaran zakat di Baznas Kabupaten Karawang.Sementara, Asisten Daerah II Setda Karawang Ir H Hanafi MM mengatakan, sudah selayaknya para aparatur sipil negara membayarkan zakatnya melalui Baznas Kabupaten Karawang. Karena diakuinya, selama ini program-program Baznas telah membantu masyarakat Karawang.Namun demikian, pihaknya berharap agar Baznas Kabupaten Karawang tetap konsisten menjaga amanah dengan mengedepankan transparansi dalam mengelola dana zakat, infak dan sedekah. Baik dalam melakukan penghimpunan maupun pendistribusiannya. "Sehingga tetap dipercaya masyarakat," ujarnya. (rls)
BERITA07/03/2023 | Humas BAZNAS Karawang
GRAND OPENING BTN SYARIAH CABANG KARAWANG
GRAND OPENING BTN SYARIAH CABANG KARAWANG
Perubahan status Kantor Cabang Pembantu Syariah (KCPS) Karawang ditingkatkan menjadi Kantor Cabang Syariah. Hal tersebut dikarenakan meningkatnya sector properti yang ada di Karawang yang dibuktikan dengan perkembangan perumahan baru dan Kawasan industri. Perubahan status tersebut juga didukung oleh Ketua BAZNAS Kabupaten Karawang Drs. H Karmin yang merespon baik atas perubahan status kantor BTN Syariah Karawang. Kata Karmin, BAZNAS punmemiliki kepentingan dalam hal ini untuk menjalin kerjasama atau kolaborasi dengan BTN Syariah. "Nanti bisa saja para nasabah itu diarahkan untuk berinfak, sedekah, melalui rekening BAZNAS Karawang. Direktur Consumer Bank BTN Hirwandi Gafar mengatakan peningkatan status kantor BTN Syariah Karawang diharapkan dapat memberikan layanan yang lebih luas kepada masyarakat. Tidak hanya di pembiayaan tapi juga pendanaan dan investasi. Kemudian hadirnya KCS BTN Syariah itu juga bisa dikolaborasikan dengan pemerintah kabupaten. Salah satunya yaitu berkoborasi dengan BAZNAS Kabupaten Karawang. Pada acara Grand Opening tersebut telah dilakukan MoU antara BTN Syariah Cabang Karawang dengan BAZNAS Kupaten Karawang yang berisi bahwasannya seluruh karyawan BTN Syariah Cabang Karawang akan berinfak dan menunaikan zakat malnya ke BAZNAS Kabupaten Karawang. "Alhamdulillah dengan adanya kerjasama tersebut semoga dapat terus menyebar dan berkembang ke bank lain yang ada di Karawang." ungkap Ketua BAZNAS Karawang.
BERITA17/01/2023 | Humas BAZNAS Karawang
BAZNAS KABUPATEN KARAWANG RAIH PENGHARGAAN
BAZNAS KABUPATEN KARAWANG RAIH PENGHARGAAN
KARAWANG, RAKA – Untuk kali pertamanya, Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang meraih tiga penghargaan sekaligus dari Baznas Provinsi Jawa Barat.Tiga penghargaan yang diterima Baznas Kabupaten karawang tersebut masing-masing untuk kategori donasi melalui digital terbanyak, kategori komunikasi eksternal dengan CSR perusahaan terbaik, serta kategori mustahik to muzaki. Penghargaan diterima Wakil Ketua Baznas Kabupaten Karawang Hendra Firdaus pada ajang Baznas Jabar Awards 2022 di Pullman Bandung Grand Central, Kamis (15/12).Selain Baznas Kabupaten Karawang, Bupati Karawang Cellica Nurrachadiana juga meraih penghargaan Baznas Jabar Awards 2022 untuk kategori kepala daerah peduli Baznas.Saat dihubungi, Ketua Baznas Kabupaten Karawang H Karmin mengatakan, penghargaan tersebut merupakan buah dari akselerasi kinerja seluruh perangkat Baznas Kabupaten Karawang, mulai dari para amil di tingkat unit pengumpul zakat, para amil di lingkungan Baznas Kabupaten Karawang, termasuk antuasiasme para muzaki dan donatur. “Penghargaan yang kami terima merupakan salah satu suplemen untuk bekerja lebih baik lagi. Meningkatkan penghimpunan, serta melayani masyarakat yang berhak menerimanya,” katanya. Sementara itu, Wakil Ketua Baznas Provinsi Jawa Barat Achmad Faisal mengatakan, penganugerahan Baznas Jabar Awards 2022 merupakan bentuk apresiasi kepada pihak-pihak yang telah berkontribusi dan berprestasi dalam membangun peradaban zakat di Jabar, mulai badan amil zakat kabupaten/kota se-Jabar, lembaga amil zakat kabupaten/kota se-Jabar dan 24 kepala daerah yang peduli terhadap perkembangan Baznas.Tahun ini kata dia, pihaknya membagi 28 kategori penghargaan, sedangkan tahun sebelumnya ada 11 kategori penghargaan. Dia berharap, apresiasi tersebut bisa memotivasi lembaga pengelola zakat baik BAZ maupun LAZ untuk meningkatkan kualitasnya. Sehingga berdampak pada meningkatnya kepercayaan dari masyarakat. Faisal menyebut, Baznas merupakan lembaga pemerintah non struktural, maka selayaknya kepala daerah di masing-masing wilayah mendapatkan kepercayaan masyarakatnya untuk berzakat. “Baznas ini sangat strategis untuk kepentingan pembangunan daerah. Baznas juga bisa membantu pemerintah daerah untuk mengatasi permasalahan sosial di daerah,” jelasnya. (asy) SUMBER ASLI : https://radarkarawang.id/metropolis/baznas-karawang-raih-tiga-penghargaan/
BERITA15/12/2022 | Humas BAZNAS Karawang
BAZNAS KABUPATEN KARAWANG RAIH OPINI WTP
BAZNAS KABUPATEN KARAWANG RAIH OPINI WTP
KARAWANG, ASEP – Baznas Kabupaten Karawang telah melakukan audit laporan keuangan terdiri dari laporan posisi keuangan tanggal 31 Desember 2021, serta laporan perubahan dana dan laporan arus kas dan ikhtisar kebijakan akuntansi signifikan dan informasi penjelasan lainnya. Menurut Ketua Baznas Kabupaten Karawang, Drs. H. Karmin, bahwa audit keuangan ini dilakukan oleh Kantor Akuntan Publik yang sudah berlisensi dan independen, proses audit berlangsung selama kurang lebih selama 2 bulan dari bulan Agustus - September 2022 dimulai dari proses pelaporan, penyajian, presentasi dan verifikasi berkas dan penelusuran bukti terkait oleh tim auditor. Selanjutnya menurut Ketua Baznas Kabupaten Karawang, bahwa berdasarkan hasil audit laporan keuangan 2021 oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) tersebut Baznas Karawang meraih opini WTP (Wajar Tanpa Pengecualian). Ini artinya Baznas Kabupaten Karawang telah menyajikan laporan keuangan secara wajar dalam semua hal yang material sesuai dengan Standar Keuangan di Indonesia. Raihan Opini WTP atas laporan keuangan Baznas Karawang ini menurut Drs. H. Karmin selaku Ketua Baznas Kabupaten Karawang, menunjukan akuntabilitas dan tanggung jawab Pimpinan Baznas Kabupaten Karawang dalam keseluruhan pengelolaan Zakat, Infaq dan Shodaqoh (ZIS) serta Dana Sosial Keagamaan Lainnya (DSKL) secara transparan sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan. Terakhir menurut Ketua Baznas Kabupaten Karawang, Drs. H. Karmin, raihan opini WTP ini juga menunjukan berjalannya sistem pengendalian internal, pencegahan, penanggulangan kecurangan dan kepatuhan terhadap perundang-undangan. Sehingga hal ini akan meningkatkan keyakinan dan kepercayaan (trust) kepada seluruh Muzakki, Donatur dan para stake holder terkait lainnya tentang pengelolaan keuangan di Baznas Kabupaten Karawang.
BERITA21/09/2022 | Humas BAZNAS Karawang
BAZNAS KARAWANG SIAPKAN LIMA PROGRAM UNGGULAN
BAZNAS KARAWANG SIAPKAN LIMA PROGRAM UNGGULAN
KARAWANG, RAKA – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Karawang menyatakan komitmennya untuk membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Karawang. “Karena Baznas Kabupaten Karawang menghimpun zakat, infak dan sedekah di Karawang, tentu manfaatnya harus dirasakan masyarakat Karawang. Kita punya kewajiban untuk membantu pemerintah daerah dalam menyejahterakan masyarakat Karawang,” kata Ketua Baznas Kabupaten Karawang H Karmin. Untuk itu jelasnya, Baznas Kabupaten Karawang telah menyiapkan rencana strategis, baik dalam bidang penghimpunan maupun dalam bidang pendayagunaan zakat, infak dan sedekah. Dalam bidang penghimpunan, kata Karmin, pihaknya tengah merangkul berbagai pihak untuk menyalurkan zakat, infak dan sedekah di lembaga zakat pemerintah itu. “Selain ASN, kita juga menjalin kerjasama dengan kalangan industri. Kami sudah berkomunikasi dengan para pengusaha melalui Apindo, serta perusahaan-perusahaan,” imbuhnya. Sedangkan dalam bidang pendayagunaan, pihaknya telah menyiapkan program-program yang langsung dirasakan masyarakat. Diantaranya, Karawang Peduli, Karawang Takwa, Karawang Sehat, Karawang Cerdas, serta Karawang Mandiri. Program Karawang Peduli, kata Karmin, merupakan upaya yang dilakukan Baznas Karawang dalam menanggulangi kemiskinan dan masalah kemanusiaan. Mulai bantuan untuk dhuafa, kebencanaan, maupun bantuan untuk perbaikan rumah. Sedangkan program Karawang Takwa meliputi bantuan-bantuan kegiatan keagamaan. Untuk program Karawang Sehat, menurutnya, fokus membantu masyarakat yang terkendala dalam bidang kesehatan. “Kadang ada masyarakat yang keluarganya sakit, tapi mereka terkendala dengan biaya. Baznas bantu juga,” ujarnya. Sementara program Karawang Cerdas, pihaknya mendorong anak-anak yang terkendala biaya untuk terus bersekolah. “Ada panti-panti asuhan binaan Baznas, kita bantu untuk uang saku anak dan operasional lembaganya,” ujarnya. Baznas dikatakan Karmin, selalu mendukung pemerintah daerah pada berbagai momen. Terlebih bantuan untuk kaum dhuafa. “Kita selalu berpartisipasi dalam kegiatan pelayanan terpadu yang digelar di setiap kecamatan, termasuk menyukseskan program pemerintah untuk menekan angka stunting” imbuhnya. Selain empat program di atas, Baznas Karawang menyiapkan program Karawang Mandiri. Program tersebut merupakan pemberdayaan ekonomi masyarakat berupa peluncuran zakat produktif. “Kami juga tidak ingin masyarakat hanya dikasih bantuan. Mereka harus diberdayakan. Untuk itu, kita salurkan dana zakat produktif untuk modal usaha,” bebernya. Program tersebut kata dia, sudah mulai berjalan. Masyarakat yang mendapatkan bantuan modal usaha, nantinya harus menggunakan bantuan tersebut untuk kegiatan usaha. “Sehingga target kita mengubah mereka menjadi muzaki (berzakat), minimal menjadi munfik (berinfak). Ini sudah berjalan di beberapa titik,” imbuhnya. Untuk menjalankan program tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan berbagai instansi pemerintah, serta lembaga terkait lainnya. “Tentunya agar program-program tersebut tepat sasaran dan tidak tumpang tindih dengan program instansi lainnya,” imbuhnya. Meski begitu, Karmin mengakui, saat ini pihaknya masih terkendala dengan belum maksimalnya penghimpunan. Menurutnya, kendala tersebut berbanding dengan masih minimnya literasi zakat di kalangan masyarakat. Termasuk minimnya referensi untuk menyalurkan zakat kepada lembaga resmi pemerintah. “Kami tengah menggandeng berbagai komunitas masyarakat untuk mengakmpanyekan pentingnya zakat, infak dan sedekah. Termasuk menyalurkannya ke lembaga yang resmi seperti Baznas,” tandasnya. Untuk memaksimalkan penghimpunan, pihaknya juga membuat formulasi menghimpun zakat pertanian. Termasuk di dalamnya, menyiapkan program kampung zakat di wilayah sentra pertanian. “Kalau penyalurannya kita sudah mulai kewalahan, karena masyarakat juga sudah banyak yang tahu Baznas. Tiap hari ada saja masyarakat yang mengajukan berbagai bantuan,” pungkasnya. (asy) Sumber Asli : https://radarkarawang.id/metropolis/baznas-karawang-siapkan-lima-program-unggulan/
BERITA14/09/2022 | Humas BAZNAS Karawang
PERESMIAN PELUNCURAN PROGRAM BAPAK ASUH ANAK STUNTING (BAAS)
PERESMIAN PELUNCURAN PROGRAM BAPAK ASUH ANAK STUNTING (BAAS)
Normal 0 false false false EN-US X-NONE AR-SA /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin-top:0cm; mso-para-margin-right:0cm; mso-para-margin-bottom:8.0pt; mso-para-margin-left:0cm; line-height:107%; mso-pagination:widow-orphan; font-size:11.0pt; font-family:"Calibri",sans-serif; mso-ascii-font-family:Calibri; mso-ascii-theme-font:minor-latin; mso-hansi-font-family:Calibri; mso-hansi-theme-font:minor-latin; mso-bidi-font-family:Arial; mso-bidi-theme-font:minor-bidi; mso-ansi-language:EN-US; mso-fareast-language:EN-US;} Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) Kabupaten Karawang yang diresmikan Wakil Bupati Karawang H. Aep Syaepulloh, S.E launching akhir Juli 2022, sebanyak 36 Perusahaan di Kabupaten Karawang ikut serta dalam program tersebut. Program BAAS wajib diikuti seluruh pejabat di lingkungan pemerintah daerah Kabupaten Karawang mulai dari Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah dan Kepala OPD (Organisasi perangkat Daerah). Program Bapak Asuh Anak Stunting (BAAS) merupakan gagasan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) sebagai upaya pencegahan stunting yang didukung oleh seluruh jajaran TNI AD, Pemerintah, dan Masyarakat. Dalam kesempatan launching program BAAS Wakil Bupati menyampaikan mewakili Bupati Karawang “Intinya ibu Bupati pun menginginkan di mana stunting ini juga tidak hanya diberikan terhadap ibu hamil saja, melainkan mulai dari remaja perempuan yang kita berikan vitamin penambah darah dari Dinas Kesehatan agar terhindar dari anemia atau kurang darah hingga ke calon pengantin di mana kita berkolaborasi dengan Kemenag dalam memberikan edukasi pra nikah. “ Yang terpenting adalah pencegahan dengan jalan edukasi bagi para orang tua balita, bahkan dari calon pengantin.” Pengelolaan dana dan Penyalurannya melalui BAZNAS Kabupaten Karawang untuk selanjutnya di distribusikan langsung ke Camat untuk tim TPPS Kecamatan dan Desa untuk diberikan ke penerima manfaat (Anak Stunting) di bawah dua tahun untuk pemenuhan gizi dan nutrisi. kata Wakil Bupati yang juga ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Karawang. Sementara itu, Dandim 0604/Karawang, Letkol Kav Makhdum Habiburrahman mengatakan,Program BAAS lebih diutamakan untuk pemenuhan gizi dan nutrisi bagi anak stunting bayi dua tahun (Baduta), karena di usia tersebut, stunting bisa dicegah. Program BAAS ini juga dilakukan secara bergotong royong dan dipikul bersama.
BERITA27/07/2022 | Humas BAZNAS Karawang
Info Rekening Zakat

Info Rekening Zakat

Tunaikan zakat Anda melalui rekening resmi BAZNAS Kab. Karawang.

Lihat Daftar Rekening →